Binaan Pertamina EP Asset 4 Cepu Field Mencapai 9,3 Ton Hasil Panen Padi

oleh -20 views
Saat Panen Padi di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kab. Blora tim aliksa dan Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. Jumat (26/3/2021).

BLORA, Jumat (26/3/2021) suaraindonesia-news.com – Program Padi SRI Organik Pertamina EP bisa hasilkan pendapatan empat kali lipat. Padi SRI Organik terus dikembangkan oleh Pertamina EP dengan menggandeng Aliksa Napak dari keberhasilan hasil panen mitra binaan Pertamina EP Asset 4 Cepu Field yang mencapai 9,3 ton per hektar (Ha) awal Maret 2021.

“Dari hasil tersebut terhitung menggembirakan, karena menurut data dari tim Aliksa secara umum produksi tertinggi 8,4 ton/Ha,” kata Kautsar Restu Yuda, CSR Staff Pertamina EP Asset 4 Cepu Field, Jumat (26/3).

Selain dari aspek keberhasilan produktivitas dan pendapatan, program ini juga berkembang secara luasan lahan.

“Mulai dari 2,6 hektare (ha) saat panen perdana menjadi 13,36 Ha pada awal 2021. Bersama rekan-rekan Aliksa, kami menargetkan luasan lahan kelompok mencapai 20 Ha,” ucap Restu.

Restu berharap ketertarikan para petani di wilayah lain bertambah. Untuk saat ini program tersebut sudah meluas dari Desa Bajo ke desa-desa sekitar di Kecamatan Kedungtuban dan diharapkan bisa menjangkau kecamatan lain, khususnya di tingkat Ring satu perusahaan.

Sementara menurut Direktur Aliksa, Alik Sutaryat. Ketika ditanya Bahwa Produktivitas panen padi dengan metoda SrI Organik secara umum antara 6,3 hingga 8,4 ton/Ha sebagai perbandingan produktivitas padi konvensional terendah 4,5 ton/Ha, sementara tertinggi 5,8 ton/Ha.

“Keunggulan beras yang dipanen dari program SRI Organik tidak hanya dalam aspek produktivitas, melainkan juga harga jual,“ katanya.

“Harga beras SrI Organik rata-rata di nilai Rp 15.000/kg. Sedangkan beras konvensional hanya Rp 10.000/Kg,” imbuh Alik.

Jika dihitung pendapatan per hektar dalam satu musim tanam, maka petani Sri Organik memperoleh penghasilan 32.800.000/Ha. Sementara itu untuk petani konvensional hanya seperempatnya atau Rp 8.200.000/Ha.

Reporter : Lukman
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *