Bertambah Dua, Warga OKI Terkonfirmasi Covid-19 Jadi 11 Orang

oleh -99 views
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKI, Iwan Setiawan didampingi Alexsander Kadis Kominfo OKI, saat memberikan keterangan pers virtual.

OGAN KOMERING ILIR, Kamis (7/5/2020) suaraindonesia-news.com – Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Ogan komering Ilir (OKI) sampaikan perkembangan situasi terkini mengenai covid-19 di OKI, Rabu (6/5/2020) bertambah lagi dua warga OKI positif corona.

Informasi tersebut disampaikan, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKI, Iwan Setiawan didampingi Alexsander Kadis Kominfo OKI, saat memberikan keterangan pers virtual, Rabu (6/5) malam.

Iwan mengungkapkan, ada penambahan warga oki terkonfirmasi positif covid-19. Ini berdasarkan pres rilis dari tim gugus penanggulangan covid 19 sumsel.

“Gambaran penambahan kasus terkonfirmasi warga oki dari kasus  9 orang, bertambah dua jadi 11 orang,” ungkapnya.

Iwan menjelaskan, Pertama, kasus 203 inisial MI (31 tahun), laki laki domisili kecamatan Pedamaran. Status kasus masih dalam penyelidikan. Kemudian, Kasus 204 inisial A (35 tahun),  perempuan domisili di kecamatan Kayuagung, status kasus masih dalam penyelidikan.

Dituturkan, dari hasil laboratorium yang diterima menyatakan hasil pemeriksaan sampel 1 kasus 203 sampel satu negatif. Sampel dua dengan  pasien yang sama 203 dinyatakan positif. Oleh karena itu kasus ini akan dikaji lebih dalam lagi. Dan untuk kasus 204, sampel satu positif dan sampel dua belum dilampirkan. Oleh Karena  perlu mengkaji lebih dalam.

“Kedua pasien kasus ini kondisinya sehat tetap melaksanakan aktivitas. Namun tim suspended telah melaksanakan kunjungan dan pengkajian terhadap dua pasien ini warga oki ini untuk melakukan Isolasi mandiri,” ujarnya.

lebih lanjut dikatakannya, kontak tracing terhadap dua terkonfirmasi positif  warga oki tetap dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya penyebaran dan untuk  upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di oki.

“Pertama adalah pengambilan sampel dua di blkk Palembang. Agar sampel satu dan dua dapat kita simpulkan,” jelasnya.

Selain itu, Iwan juga mengatakan, untuk pasien kasus 173 tn Mn (75), laki-laki sudah meninggal subuh kemarin dan telah dilakukan pemakaman dengan protokol covid-19.

“Pasien ini  sudah sakit menahun. Dengan keluhan Kemoni destra dan komplikasi tekanan darah tinggi. Pada usia rentan memang sangat beresiko apabila terpapar virus ini,” jelasnya.

Untuk gambaran umum data pelaku perjalanan wilayah terjangkit (PPT)  hingga saat ini terdata sebanyak 10.018 orang, dengan Ppt selesai pemantauan sebanyak 5.307 orang.

Data Orang dalam pantauan (ODP), jumlah odp dalam proses  pemantauan 16 Selesai pemantauan 75.

Keseluruhan sebanyak 91 orang. Otg 123 orang, Pdp, keseluruhan 4, Negatif 3 dirawat 1 orang.

Upaya penyuluhan selalu dilaksanakan sinergis setiap tim gugus agar patuh terhadap himbauan pemerintah antara lain, pakai masker, cuci pakai sabun dan air mengalir, menjaga kondisi tubuh dan jangan stres serta mengurangi aktifitas diluar rumah.

“Dengan upaya pencegahan secara sinergis ini kiranya kita dapat bersama-sama memutus mata rantai. Secara gotong royong .kita mempunyai tekad yang sama, kita memutus mata rantai berkembangnya covid-19 ini,” pintanya.

Alexsander kasia kominfo oki. Menambahkan, Kita berharap tentunya untuk memutus mata rantai tetaplah sama sama menjalankan instruksi pemerintah aktifitas pakai masker, kita optimis dengan bersama- sama.

“Mulai dari pemerintah pusat kabupaten sampai ke desa dan kelurahan. Mari kita satukan komitmen untuk memutus penyebaran covid-19 ini,” ujarnya.

Alex juga mengingatkan,  instruksi bupati, proses bantuan sosial blt dana desa. Dapat diketahui publik. Camat untuk memantau pengumuman nama-nama penerima bantuan sehingga dapat transparan dan tepat sasaran.

“Camat dapat memantau sehingga pemberian bantuan ini dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Reporter    : Firman
Editor         : Amin
Publisher   : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *