Banyak Dikeluhkan, Ini Penjelasan Manajemen Papuma Terkait Tiket

Pengunjung dari Samarinda Kalimantan Timur, Lutfi Ahmad (kiri) bersama saudaranya menunjukkan tiket masuk dan tiket parkir Papuma. (Foto: Guntur Rahmatullah)

JEMBER, Sabtu (23/6/2018) suaraindonesia-news.com – Masyarakat banyak keluhkan harga tiket Pasir Putih Malikan (Papuma) yang selangit, keluhan itu pun seminggu terakhir ini membanjiri berbagai grup di sosial media. Akun Muhammad Umar Al Faruq pada 21 Juni 2018 menuliskan di grup facebook Info Warga Jember bahwa tiket Papuma mengalahkan tiket wisata seluruh Indonesia dimana tiketnya Rp. 40ribu per kepala karena dikelola perorangan.

Bahkan untuk meluapkan kekecewaan akan tiket wisata yang selangit tersebut, akun Endang Rumi memposting gambar pemandangan Papuma dengan tulisan Pantai termahal di dunia, dia juga menuliskan kalimat : Siapa suruh datang ke Papuma ? di grup facebook Suara Rakyat Jember pada 21 Juni 2018.

Menanggapi hal tersebut, Senior Duty Manager Papuma, Suharno menjelaskan bahwa tiket masuk resmi adalah Rp. 20 ribu.

“Karcis masuk sesuai surat edaran dari manajemen kami tertanggal mulai januari 2018, itu untuk weekday (hari biasa) harga Rp. 15 ribu, untul weekend dan libur hari besar (natal, tahun baru, idul fitri) harga Rp. 20 ribu dan dihitung per orang,” urai Suharno.

Sedangkan untuk tiket masuk kendaraan, roda dua adalah Rp. 2 ribu, roda empat adalah Rp. 5 ribu dan roda enam (bus) ditarik Rp. 10 ribu.

Pengunjung dari Samarinda Kalimantan Timur, Lutfi Ahmad (kiri) bersama saudaranya menunjukkan tiket masuk dan tiket parkir Papuma. (Foto: Guntur Rahmatullah)

Suharno juga menyampaikan bahwa Papuma mempunyai berbagai wahana di dalam dan dikenakan tiket lagi jika ingin menikmati wahana tersebut. Wahana tersebut di antaranya Sitihinggil yang menawarkan pemandangan Samudra Hindia nan indah dikenai tiket Rp. 10 ribu per orang dan menariknya juga sudah tersedia toilet sehingga pengunjung tak perlu lagi turun ke bawah jika kebelet buang hajat, sedangkan ATV dikenai biaya Rp. 25 ribu per 4 kali putaran di area tersebut.

“Itu semuanya memang bertarif, kami tidak memaksa pengunjung, mau ya monggo, tidak mau ya kita tidak memaksa,” katanya.

Suharno pun mengklarifikasi mengenai apa yang dikatakan warga di sosial media bahwa tiket Rp. 40 ribu itu adalah tiket untung 2 orang.

“Kemungkinan berboncengan jadi 2 orang totalnya Rp. 40 ribu, dan ditambahi tiket kendaraannya misal sepeda motor adalah Rp. 2 ribu, terkait kok hanya dikasih tiket kendaraan yang Rp. 2 ribu karena tiket masuk itu diportir (disobek) oleh petugas di pintu masuk dan diperlihatkan di depan pengunjung, tujuannya untuk menghindari tiket putar atau disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Wartawan media ini pun lantas menanyakan keluhan lainnya mengenai di dalam wanawisata Papuma terdapat penarikan parkir lagi dengan karcis bertuliskan atas nama masyarakat pesisir.

“Itu diluar tanggung jawab manajemen (ilegal) yang dilakukan oleh warga sekitar Papuma, dengan alasan mereka setahun sekali,” jawab Suharno.

Menurutnya manajemen Papuma tidak bisa serta merta tegas dengan bertindak keras kepada mereka, ditakutkan terjadi benturan.

“Sedangkan ini momen lebaran, kami sudah larang namun tetap saja, mereka bergerak atas nama warga sekitar,” imbuhnya.

Suharno berjanji setelah lebaran ini, manajemen Papuma akan seriusi permasalahan ini untuk taat dan patuh peraturan Perhutani.

Sementara itu, warga Jember, Umi Nur Azizah yang berkunjung ke Jember mengaku bahwa benar tiket masuk adalah Rp. 20 ribu.

“Iya ditarik tiket Rp. 20 ribu dan parkir Rp. 2 ribu dan di dalam ditarik parkir lagi Rp. 5 ribu,” ucap perempuan yang masih siswi salah satu SMA di Jember tersebut.

Pengunjung lainnya, Lutfi Mahfud, warga Samarinda, Kalimantan Timur juga ditarik tiket masuk Rp. 20 ribu.

“Di sini (Jember) ada keluarga besar, iya tiketnya ditarik Rp. 20 ribu perorang,” kata Lutfi yang berkunjung dengan saudaranya.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here