Atasi Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19, Bupati Sampang Hidupkan Home Industri Pembuatan Masker Lokal

oleh -68 views
Foto : Bupati Sampang (baju Hiram, red)didampingi Plt Sekda, Plt kadis Kesehatan dan Kabag Humas, saat ramah tamah bersama Tim Relawan FSB, di Pendopo Bupati Sampang. (Foto: Nor/SI).

SAMPANG, Jumat (17/4/2020) suaraindonesia-news.com – Hebat. Mungkin kalimat itu yang pas diberikan pada Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, atas program ekonomi kerakyatannya menyikapi dampak sosial ekonomi pada masyarakat, akibat pandemi Covid-19 di Kabupaten Sampang.

Bagaimana tidak, pandemi Covid-19, sangat dirasakan berat oleh masyarakat. Sebab, untuk memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19, pemerintah mengeluarkan himbauan, menghindari kerumunan, menjaga jarak dengan orang lain 1-2 meter, menghindari kontak fisik dengan orang lain (tidak berjabat tangan), bekerja, belajar dan beribadah dirumah, dan mengurangi frekwensi kegiatan diluar rumah (pergi hanya saat mendesak), serta keluar rumah harus menggunakan masker.

Akibatnya, berdampak pada sosial ekonomi masyarakat, yaitu penurunan daya beli masyarakat karena ekonomi lemah akibat terjadinya pandemi Covid-19. Menyikapi hal itu, Bupati Sampang membuat program ekonomi kerakyatan dengan menghidupkan Home industri pembuatan masker lokal.

Artinya, pembelian masker mulai dari tingkat pemerintahan desa, kecamatan, sampai tingkat Pemerintahan Kabupaten, harus membeli masker lokal dari home industri lokal. Sehingga, dimasa terjadinya pandemi Covid-19 ini, perputaran ekonomi dari hasil pembelian masker, tetap berada di dalam Kabupaten Sampang.

“Selama pandemi Covid-19, kepala desa diperbolehkan menggunakan Dana Desa (DD) untuk pembuatan atau pembelian masker untuk dibagikan gratis pada warganya. Tapi, pembelian masker harus beli pada home industri masker lokal. Tidak diperbolehkan membeli masker dari luar Kabupaten Sampang,” jelas Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, saat menerima Tim Relawan Pencegahan Covid-19 FSB, usai mengakhiri kegiatan kemanusiaannya di 14 kecamatan Kabupaten Sampang, di ruang pringitan Pendopo Bupati Sampang.

“Dengan sistem ini, lanjut orang nomor satu di Kabupaten Sampang ini, uang rakyat Sampang dari pembelian masker, tetap berputar di dalam Kabupaten Sampang. Sehingga, ada puluhan miliar uang yang terselamatkan tidak lari keluar Kabupaten Sampang. Pessenah oreng Sampang apoter e-Sampang, dengan adanya home industri masker lokal,” ujar Baidi, panggilan akrabnya sambil mengeluarkan joke lucunya agar suasana tidak tegang.

Reporter : Nora/Luk
Editor : Amin
Publisher : Halis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *