Alasan Darah Tinggi, Kejari Gunungsitoli Tak Berani Terima Pelimpahan Tersangka Pencabulan Anak Di Bawah Umur

oleh -225 views
Tersangka saat sedang asik merokok di ruang Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Foto: Istimewa

GUNUNGSITOLI, Minggu (23 Juli 2017) suaraindonesia-news.com – Kakek biadab GZ alias AD asal Desa Hilina’a, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, yang sudah ditetapkan tersangka oleh Polres Nias (24/01) karena dugaan melakukan perbuatan cabul kepada Anak SD ini terkesan tak dapat tersentuh hukum.

Alasan darah tingginya naik setiap kali di serahkan di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli.

“Setiap kali di serahkan oleh aparat Polres Nias, selalu saja di tolak oleh Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dengan alasan darah tinggi,” tutur Topan Korwil TRC PA Sumatera. Baca Juga: Hari Anak Nasional, Ini Harapan TRC Perlindungan Anak

“Itu tdak Bisa kita terima, karena ada surat dari dokter bahwa orang ini darah tinggi dan itu sesuai aturan yang ada di sini,” imbuh Topan mengutip perkataan jaksa setiap kali dia bertanya Kepada pihak Kejaksaan Negeri Gunungsitoli.

Lanjut Topan, kalau memang itu betul aturan dari Kejaksaan Negeri Gunungsitoli bahwa tersangka darah tingginya naik tidak bisa diterima.

“Kalau begitu, kenapa tersangkanya tidak dirawat dirumah sakit, bahkan yang terjadi tersangka mengisap rokok diruang kejaksaan, itu aneh buat saya,” imbuh Topan dengan kecewa.

Diketahui, kasus ini di laporkan oleh orang tua korban ke Polres Nias dengan Nomor : STPLP/379/XII/2016/NS, Tanggal 24 Desember 2016 hingga kini pelaku masih menghirup udara segar. (Rd)

Tinggalkan Balasan