Agar Cepat Tumbuh dan Berkembang, Bupati Minta Petani Milenial Berbenah

oleh
Bupati melihat hasil pananen pisang mas kirana.

LUMAJANG, Rabu (4/12/2019) suarainsonesia-news.com – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., berpesan kepada kelompok tani millenial untuk siap berbenah dan melakukan perubahan sehingga mampu tumbuh dan berkembang.

Menurut Cak Thoriq, panggilan akrab Bupati Lumajang, anak-anak muda yang tergabung dalam kelompok tani dan sudah melakukan produksi pertanian merupakan hal yang benar.

“Jadi tinggal peran kami selaku pemerintah, akan mempertemukan produksi pertanian yang ditanam oleh masyarakat tersebut agar memiliki daya saing,” katanya saat menghadiri kegiatan Temu Lapang Tanaman Hortikultura (Pisang) di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempursari, Rabu (4/12) pagi.

Mengingat luas kebun sudah mencapai 70 hektar, dan kata Cak Thoriq potensinya bisa berkembang menjadi 100 hektar bahkan lebih.

“Jika hal tersebut tercapai maka akan bisa menjadi pertanian dan perkebunan pisang yang produktif dengan memiliki daya saing sehingga bisa menyejahterakan masyarakat,” beber politisi PKB ini.

Di Kecamatan Tempursari, kata mantan anggota DPRD Propinsi Jatim ini, terdapat perkebunan pisang Mas Kirana, Cavendis dan Candi dengan luas kebun 70 hektar.

“Tentu ini menjadi pertanian yang harus bisa diintervensi oleh kami yaitu Pemkab Lumajang, sehingga dapat menemukan pasar yang standarnya sesuai dengan konsumsi yang lebih berdaya saing,” ujarnya.

Jika produksi pertanian masyarakat yang ada di Desa Tempurejo menjadi produksi ekspor, Bupati Lumajang menyampaikan kalau hal ini akan menjadikan yang memiliki daya saing dan nilai tambahnya lebih banyak lagi.

“Tentu kami berharap nantinya dapat dipertemukan dengan orang-orang yang berkebutuhan pisang, dengan cara menjalin kemitraan dengan berbagai pihak yang berkaitan,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Cak Thoriq juga berkesempatan melakukan panen dan tanam bibit pisang yang berada di kebun pisang Kecamatan Tempursari.

Usai melaksanakan kegiatan Temu Lapang, Bupati Lumajang melanjutkan kegiatan dengan meresmikan pembangunan sarana air minum dan sanitasi program PAMSIMAS III tahun 2019, di Desa Tempurejo Kecamatan Tempursari.

Sebanyak 90 rumah yang di beri saluran air dan memungkinkan untuk terus bertambah, dan itu menjadi program yang menyambungkan sumber mata air dengan masyarakat.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *