Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita UtamaPeristiwaRegional

Ruas Jalibar Ambles, Jembatan Nyaris Putus

Avatar of admin
×

Ruas Jalibar Ambles, Jembatan Nyaris Putus

Sebarkan artikel ini
cgcgff
Ruas Jalibar Ambles

KOTA BATU, Senin (20/11/2017) suaraindonesia-news.com – Jembatan yang berada pada Ruas Jalan Jalur lingkar Barat (Jalibar) di kawasan perhutani sepanjang 5 km yang menghubungkan Desa Tlekung, Panderman hill hingga tembus Agro kusuma Hotel Kota Batu ambles.

Jalan dengan lebar sekitar 10 meter hanya bisa dilewati separuh badan jalan. Agar tidak terjadi kecelakaan akhirnya petugas dari Unit Sabhara Polres Batu membuat garis polisi. Sementara petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kota Batu , Senin (20/11/2017) siang melakukan pengurukan jalan dilokasi amblesnya jalan yang berada disisi jembatan.

Baca Juga :  Rakernas Kejaksaan 2016 Resmi Dibuka Jaksa Agung

Ipda Muhammad Subhan Kanit Patroli Sabhara Polres Batu mengatakan amblesnya jalan disisi jembatan itu kondisinya sekarang sangat memprihatinkan, tanah yang ambes yang diurug dengan tanah beberapa truk ternyata tak banyak membuahkan hasil.

“Oleh sebab itu bila tidak diberi policy line akan membahayakan bagi pengguna jalan, terutama pada malam hari, ini artinya rawan kecelakaaan,” kata M Subhan saat ditemui di lokasi Jalibar, Senin (20/11/2017).

Menurutnya, Proyek Jalan dan jembatan yang dibangun sekitar tahun 2010 itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemkot Batu, dengan maksud agar segera dilakukan tindakan.

Baca Juga :  Super Mantap Lebih Pas Untuk Merk Jamu Kuat

“Apakah langsung melakukan perbaikan dengan mengurug jalan yang berlubang itu. Karena jembatan itu sangat berbahaya bila dibiarkan, dari catatan kepolisian Polres Batu pernah menelan korban jiwa, akibat kecelakaan sepeda motor,” jelasnya.

Menurutnya jalan yang ambles itu akibat banjir dan hujan deras yang menguyur kota Batu dalam sepekan itu, tidak hanya jalibar saja tetapi beberapa kawasan kota batu juga mengalami hal yang sama, sebagian juga jalan rusak akibat banjir yang mengenangi jalan. (Adi Wiyono/Jie)