Peristiwa

Hantam Pembatas Jalan, Bapak dan Anak Tewas Ditempat

44
×

Hantam Pembatas Jalan, Bapak dan Anak Tewas Ditempat

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto mayat korban di antaranya kerumah keluarga korban dari pihak rumah sakit Moh.Anwar Sumenep
Mayat korban saat diantar kerumah keluarga korban dari pihak rumah sakit Moh.Anwar Sumenep

Sumenep, suaraindonesia-news.com – Rahyadi (42) dan Moh. Hambali (30), keduanya warga Dususn Bulu, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tewas ditempat setelah mengalami kecelakan di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, tepatnya di depan Kantor Pengadilan Agama Sumenep, Minggu (10/7/2016) pagi,  sekitar pukul 04.00 wib.

“Saat itu, Hambali membonceng bapaknya Rahyadi (42). Dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Xion dengan nomor Polisi M 5431 WL,” kata Kades Pragaan Daya Imran.

Menurut Imran, korban berangkat dari rumahnya sekitar pukul 03.30 wib dan hendak ke rumah tukang Sangkal patah tulang (minta do’a-do’a, red) di Jengkong, Desa Legung, Kecamatan Batang-Batang, di pertengahan kota terjadi suatu kecelakaan.

“Sebelumnya kami mendapat telpon dari keluarga korban bahwa Moh. Hambali bersama Bapaknya Rahyadi mengalami kecelakaan di daerah kota di Jalan wiraraja setalah itu kami langsung menghubungi pihak kepolisian Laka Lantas untuk melaporkan kejadian itu sedangkan dua korban meninggal di tempat,” jelas Imran.

Sementara kepala kamar Jenaza RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Samsul Arifin, membenarkan pihaknya menerima korban kecelakaan.

“Tadi pagi kami menerima korban kecelakaan, ternyata korban dua orang, bapak dan anak dan sudah meninggal ditempat kejadian perkara (TKP), Sedangkan dua korban tersebut mengalami pendarahan dari hidung, luka betis, bibir luka robek,” ujar Samsul.

Ia menambahkan, pihaknya sempat menunggu pihak Laka Lantas dari jam 04.30 untuk menyerahkan barang-barang korban kepada keluarga korban, di antaranya berupa dua Hp nokia warna biru dan merah, uang sebesar 139 ribu, tasbi warnah coklat.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanuddin mengatakan dugaan sementara pengemudi tidak konsentrasi, sehingga menabrak pembatas jalan.

“Kasus ini dalam proses penanganan anggota Satlantas,” terangnya.