SUMENEP, Kamis (23/04) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya masih dalam kondisi aman di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terhadap distribusi energi akibat dinamika geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa pemerintah daerah terus memantau pergerakan distribusi BBM serta berkoordinasi dengan Pertamina untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan.
“Kami memastikan stok masih tersedia. Distribusi juga terus dipantau agar berjalan normal,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan terhadap distribusi BBM juga telah diperkuat guna mencegah praktik penimbunan yang dapat mengganggu keseimbangan pasokan di lapangan.
Selain itu, koordinasi dengan aparat keamanan turut ditingkatkan untuk menjaga stabilitas distribusi, terutama di tengah meningkatnya sensitivitas masyarakat terhadap isu energi.
Di sisi lain, pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak merespons situasi dengan melakukan pembelian berlebihan. Perilaku tersebut dinilai berpotensi menciptakan tekanan buatan pada distribusi yang sebenarnya masih dalam kondisi terkendali.
“Yang terpenting adalah menjaga kondisi tetap kondusif. Kebutuhan energi masyarakat harus tetap terpenuhi,” tambahnya.












