Berita UtamaHukumKriminalNasionalNews

Satgas Damai Cartenz Ringkus DPO Pembantai Tukang Ojek dan Pentolan KKB

40
×

Satgas Damai Cartenz Ringkus DPO Pembantai Tukang Ojek dan Pentolan KKB

Sebarkan artikel ini
IMG 20260420 213228
Foto: Salah satu anggota KKB pelaku pembantaian tiga tukang ojek di Kampung Mangabib, Oksibil, Papua, yang berhasil ditangkap oleh Satgas Ops Damai Cartenz 2026.

OKSIBIL, Senin (20/4) suaraindonesia-news.com – Tabir gelap aksi kekerasan bersenjata di wilayah Pegunungan Bintang perlahan tersingkap. Dalam sebuah operasi penyergapan senyap yang terukur, personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Pegunungan Bintang berhasil melumpuhkan dua anggota inti KKB Kodap XXXV Bintang Timur pada Minggu (19/4) malam.

Kedua pelaku, E.K. (22) dan R.S. (23), diringkus tanpa perlawanan di Jalan Kabiding, Distrik Oksibil, sekitar pukul 20.45 WIT. Penangkapan ini menjadi pukulan telak bagi kelompok kriminal bersenjata di wilayah tersebut, mengingat jejak kriminal keduanya yang tergolong sadis dan sistematis.

Sosok E.K. bukanlah nama baru dalam radar aparat. Ia merupakan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Desember 2022. E.K. diduga kuat sebagai otak di balik tragedi berdarah 5 Desember 2022 di Kampung Mangabib, yang merenggut nyawa tiga tukang ojek tak berdosa secara keji.

Tak berhenti di situ, catatan hitam E.K. terus memanjang. Sepanjang Januari 2023, ia terlibat dalam serangkaian aksi teror, mulai dari penembakan hingga pembakaran fasilitas umum di Distrik Serambakon. Terakhir, pada Mei 2025, ia teridentifikasi ikut menyerang Pos Satgas Rajawali di Kampung Mimin.

Sementara itu, R.S. yang ditangkap bersama E.K., ternyata merupakan mantan narapidana kasus kriminal umum yang beralih menjadi kombatan bersenjata. Setelah menghirup udara bebas pada 2023 pasca kasus pencurian, ia justru bergabung dengan jaringan KKB dan terlibat dalam penyerangan pos aparat keamanan pada Mei tahun lalu.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa penangkapan ini adalah hasil dari pengintaian yang matang.

“Salah satu pelaku adalah target utama kami terkait kasus pembunuhan di Mangabib. Rekannya juga terbukti terlibat aktif dalam jaringan KKB yang sering meneror aparat dan warga,” jelas Yusuf dalam keterangan resminya, Senin (20/4) sore.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa tindakan tegas ini adalah bentuk komitmen negara dalam melindungi warga sipil. Ia memastikan proses hukum terhadap kedua pelaku akan berjalan profesional sesuai aturan yang berlaku.

“Setiap pelaku kejahatan bersenjata akan kami tindak secara profesional. Kami tidak akan membiarkan ruang bagi mereka yang terus mengganggu stabilitas di Papua Pegunungan,” tegas Irjen Pol. Faizal.

Saat ini, kedua tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Pegunungan Bintang. Aparat kini fokus melakukan pengembangan guna memutus rantai pasokan dan komunikasi jaringan KKB Kodap XXXV Bintang Timur demi memastikan situasi kamtibmas di Oksibil dan sekitarnya tetap kondusif.

Tinggalkan Balasan