NUSANTARA, Senin (20/4) suaraindonesia-news.com – Komitmen percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia mendapatkan dukungan penuh dari lembaga tinggi negara.
Kali ini, rombongan pimpinan MPR RI melakukan kunjungan kerja strategis untuk meninjau langsung progres pembangunan, khususnya pada area yang akan menjadi pusat aktivitas parlemen di masa depan.
Kunjungan ini mencatatkan momen bersejarah, di mana rombongan pimpinan MPR RI menjadi lembaga negara pertama yang mendarat langsung di Bandar Udara Internasional Nusantara.
Kehadiran Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama jajaran pimpinan lainnya disambut hangat oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan menyambangi sejumlah titik krusial, mulai dari persil kawasan legislatif, Masjid Negara IKN, Rumah Tapak Jabatan Menteri, hingga Kantor Otorita IKN.
Fokus utama kunjungan ini adalah memastikan kesiapan infrastruktur untuk mendukung perpindahan tugas lembaga legislatif ke Nusantara.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam paparannya mengungkapkan bahwa pembangunan kini memasuki fase krusial. Setelah tahap pertama yang berfokus pada kawasan eksekutif rampung secara umum, kini pemerintah tancap gas dalam mengakselerasi kawasan legislatif dan yudikatif.
“Ini merupakan kehormatan bagi kami. Dapat kami sampaikan bahwa minggu lalu, Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani persetujuan desain kawasan legislatif dan yudikatif. Hal ini menjadi suntikan semangat dan dukungan penuh bagi kami di lapangan,” tegas Basuki.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyatakan bahwa kehadiran mereka di IKN bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan dukungan politik terhadap masa depan Indonesia.
Menurutnya, progres yang terlihat di lapangan memberikan rasa optimisme yang kuat terhadap transisi ibu kota negara.
“Kepastian kita pindah itu sekarang makin jelas. Kedatangan kami merupakan bentuk rasa tanggung jawab dan rasa cinta kami terhadap IKN sebagai ibu kota negara,” ujar Ahmad Muzani dengan penuh keyakinan.
Dengan telah disetujuinya desain fisik oleh Presiden, pembangunan tahap kedua yang menitikberatkan pada gedung-gedung lembaga tinggi negara serta ekosistem pendukungnya dipastikan akan berjalan lebih masif.
Sinergi yang kuat antara Otorita IKN dan MPR RI ini menegaskan bahwa visi Nusantara sebagai pusat pemerintahan yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan berada di jalur yang tepat (on track).












