SAMARINDA, Minggu (17/5) suaraindonesia-news.com – Kawasan Gang Kedondong di Samarinda yang selama ini meresahkan warga akhirnya diobrak-abrik polisi. Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur sukses menggerebek sarang peredaran narkotika tersebut dan menciduk dua orang aktor utamanya pada Sabtu (16/5).
Dua tersangka berinisial ID dan HY tak berkutik saat ditangkap polisi. Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti 182 poket siap edar berisi narkotika jenis sabu dengan berat total mencapai 69,12 gram.
Tak hanya barang haram, petugas juga menyita uang tunai sebesar Rp25.700.000 yang diduga kuat merupakan hasil penjualan sabu, serta tiga unit telepon genggam yang digunakan untuk bertransaksi.
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, mengungkapkan bahwa kedua tersangka memiliki peran yang cukup rapi dan terorganisir dalam menjalankan bisnis haramnya.
“Berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka ID bertugas sebagai pemantau situasi lapangan atau istilahnya ‘sniper’ sekaligus kurir yang membawa barang. Sementara rekannya, HY, bertindak sebagai eksekutor penjualan dan pengumpul uang tunai hasil transaksi,” jelas Kombes Pol Yuliyanto, Minggu, (17/5).
Sinergi gelap keduanya runtuh seketika setelah Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Kaltim melakukan penyergapan yang sebelumnya telah dilakukan pengintaian intensif disekitar lokasi penangkapan.
Saat disergap, kedua pelaku yang sudah terkepung tidak dapat mengelak karena barang bukti sabu ditemukan langsung di lokasi kejadian.
Yuliyanto menegaskan bahwa operasi senyap ini merupakan bentuk komitmen penuh Polda Kaltim dalam menyapu bersih peredaran gelap narkotika di wilayah Kalimantan Timur, khususnya area-area yang dicap sebagai kampung atau titik rawan transaksi.
Saat ini, ID dan HY beserta seluruh barang bukti telah digelandang ke Mapolda Kaltim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Penyidik masih terus melakukan pemeriksaan intensif dan pengembangan di lapangan guna mengendus dan memutus rantai jaringan di atasnya yang memasok sabu ke Gang Kedondong tersebut.






