KOTA BOGOR, Kamis (05/03) suaraindonesia-news.com – Komisi II DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor di kawasan Cipaku. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung berbagai fasilitas dan program yang dimiliki DKPP dalam mendukung ketahanan pangan serta pengembangan pertanian perkotaan.
Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala DKPP Kota Bogor, Dodi Akhdiyat, bersama jajaran pejabat dan staf DKPP. Sementara dari DPRD Kota Bogor hadir Ketua Komisi II Rifky Alaydrus, Sekretaris Komisi II Benninu Argubie, serta anggota Komisi II Heri Cahyono, Hasbi Alatas, Endah Purwani, dan Anita Primasari Mongan.
Dalam sidak tersebut, Komisi II meninjau sejumlah fasilitas yang berada di lingkungan DKPP, di antaranya pembibitan tanaman hortikultura, greenhouse budidaya melon, rumah anggur, kebun sayuran, fasilitas edukasi lingkungan seperti biopori, hingga Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang memberikan pelayanan kesehatan bagi hewan peliharaan masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifky Alaydrus, mengatakan bahwa sidak tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan berbagai program di sektor ketahanan pangan berjalan dengan baik.
“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana fasilitas yang dimiliki DKPP ini dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan di Kota Bogor. Potensinya cukup besar, mulai dari pembibitan tanaman, budidaya hortikultura, hingga edukasi pertanian bagi masyarakat,” ujar Rifky.
Menurut Rifky, berbagai fasilitas yang ada perlu terus dioptimalkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor, Benninu Argubie, menilai kawasan DKPP memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pusat edukasi pertanian perkotaan.
“Kami melihat fasilitas yang ada seperti greenhouse melon, rumah anggur, dan pembibitan tanaman hortikultura ini sangat baik untuk dijadikan sarana edukasi. Masyarakat bisa belajar langsung tentang pertanian perkotaan dan ketahanan pangan,” kata Benninu.
Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, menambahkan bahwa pengembangan sektor pertanian perkotaan sangat penting untuk memperkuat ketahanan pangan di Kota Bogor.
“Potensi yang dimiliki DKPP ini sangat baik. Ke depan perlu terus dikembangkan agar masyarakat juga bisa merasakan manfaatnya, baik dari sisi edukasi maupun penguatan ketahanan pangan,” ungkap Heri.
Hal senada disampaikan Hasbi Alatas yang menilai fasilitas yang telah dibangun harus dimanfaatkan secara maksimal.
“Fasilitas yang sudah dibangun ini harus terus dioptimalkan, sehingga benar-benar menjadi pusat pengembangan pertanian perkotaan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” ujar Hasbi.
Anggota Komisi II lainnya, Anita Primasari Mongan, menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, terkait sektor pertanian.
“Kami berharap fasilitas ini juga bisa menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda agar lebih mengenal dunia pertanian dan pentingnya ketahanan pangan,” jelas Anita.
Sementara itu, Endah Purwani menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelayanan kesehatan hewan melalui fasilitas Puskeswan.
“Pelayanan kesehatan hewan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Ke depan kami berharap pelayanan dapat terus ditingkatkan agar masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan hewan bisa terlayani dengan lebih baik,” kata Endah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala DKPP Kota Bogor, Dodi Akhdiyat, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mengoptimalkan berbagai fasilitas yang dimiliki untuk mendukung program ketahanan pangan dan pertanian perkotaan.
“Kami terus berupaya mengembangkan berbagai program di DKPP, baik di bidang pembibitan tanaman, pengembangan hortikultura, maupun pelayanan kesehatan hewan. Dukungan dari DPRD tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dodi.
Melalui kegiatan sidak tersebut, Komisi II DPRD Kota Bogor berharap fasilitas yang dimiliki DKPP dapat dimanfaatkan secara optimal serta terus dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan, pertanian perkotaan, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kota Bogor.












