SUMENEP, Jumat (20/02) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) secara serentak di 27 kecamatan guna menyusun arah pembangunan tahun 2027 berbasis usulan desa.
Kegiatan yang difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumenep tersebut berlangsung pada 9–13 Februari 2026. Setiap harinya, Musrenbang digelar di empat kecamatan secara paralel untuk mempercepat pembahasan dan sinkronisasi program prioritas.
Pola pelaksanaan serentak ini dirancang untuk memastikan usulan dari desa dapat terintegrasi dengan kebijakan daerah. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya terhadap pendekatan partisipatif dan perencanaan dari bawah (bottom-up), sehingga aspirasi masyarakat menjadi fondasi utama pembangunan.
Musrenbangcam dihadiri Tim Musrenbang Kabupaten yang dipimpin Bappeda Sumenep, organisasi perangkat daerah teknis, anggota DPRD, camat, kepala desa, unsur TNI/Polri, serta tokoh masyarakat. Agenda utama forum tersebut membahas dan menyepakati usulan prioritas pembangunan yang sebelumnya dirumuskan melalui Musyawarah Desa (Musdes).
Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa Musrenbangcam menjadi ruang strategis dalam menyelaraskan kebutuhan warga dengan arah kebijakan pemerintah daerah.
“Musrenbang Kecamatan ini adalah ruang strategis untuk memastikan kebutuhan masyarakat di tingkat desa dapat terakomodasi dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah,” ujar Arif.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan sistem digital dalam proses perencanaan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
“Integrasi usulan desa ke dalam sistem digital menjadi bagian dari komitmen kami untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam perencanaan pembangunan,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap hasil Musrenbang Kecamatan dapat memperkuat kualitas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
“Dengan perencanaan yang partisipatif dan terukur, kami menargetkan pembangunan yang lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Arif.
