PAMEKASAN, Kamis (23/06/2022) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kembali menggelontorkan anggaran bagi program Wira Usaha Baru (WUB), yang bersumber dari Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten tahun 2022.
Kepala Bidang Pelatihan dan Hubungan Industri Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPTSP-Nakertrans), Dedi Aryanto mengatakan, anggaran bagi wira usaha baru itu sebanyak Rp 7 milliar.
“Anggaran 7 M itu untuk WUB, seperti pelatihan menjahit, bordir, servis motor, membatik dan pelatihan lainnya,” kata Kepala Bidang Pelatihan dan Hubungan Industri Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPTSP-Nakertrans), Dedi Aryanto.
Menurutnya, pelatihan dilaksanakan dengan sistem paket secara tahap, masing-masing paket diikuti 20 peserta.
“Pelatihan tahap pertama dilaksanakan serentak di setiap kecamatan, kegiatan itu sudah dilakukan pada 30 mei 2022 kemarin,” terangnya.
Anggaran Rp 7 miliar tersebut kata Dedi Aryanto, dialokasikan untuk fasilitas peserta, transportasi, uang makan, izin OSS, dan sertifikat.
“Yang akan dilatih nanti totalnya sebanyak 3 ribu peserta. Pelatihannya nanti diantaranya Bimtek, Workshop, dan pendampingan,” paparnya.
Dedi Aryanto menambahkan, setelah dilatih nantinya fasilitator itu melakukan pendampingan untuk mendata kekurangan seperti izin maupun kekurangan modal.
Wira usaha baru ini merupakan program unggulan Bupati Baddrut Tamam, program itu telah terealisasi sejak dua tahun yang lalu. Dari hasil pelatihan itu, sebagian peserta sudah merintis usaha sendiri secara mandiri, ada yang memproduksi sepatu batik, batik, kopiah dan produk lainnya.
“Dari hasil sebelumnya, para peserta saat ini sudah bisa merintis usaha sendiri secara mandiri, seperti usaha sepatu batik, kopiah batik, tas batik dan produk UMKM lainnya,” pungkasnya.*
Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Romla












