KPUD se-NTT Gelar Coklit Data Pemilih

Suasana Kegiatan Coklit di Rujab Gubernur NTT, Sabtu (20/01).

KUPANG-NTT, Minggu (21/01/2018) suraindonesia-news.com – Sebagaimana yang telah dijadwalkan secara Nasional, Komisi Pemilihan Umum Daerah ( KPUD ) Se-Provinsi NTT menggelar Kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Data Pemilih Pilkada serentak Tahun 2018 oleh KPUD, Panwaslu, Bawaslu dan Panitia Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) diseluruh Kabupaten Kota di NTT.

Usai melakukan Apel di halaman kantor KPUD NTT dan sosilisasi Coklit Data Pemilih di Arema Car Free Day Jalan Elrari Kota Kipang sabti (20/01) pagi, Ketua KPUD bersama Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Bawaslu, Panwaslu dan unsur pemerintah Kota Kupang mendatangi Rumah jabatan sejumlah Pejabat di Kota Kupang secara door to door.

Rumah Dinas Pejabat yang didatangi adalah Rumah Jabatan Gubernur NTT, Rumah Dinas Ketua DPRD NTT dan sejumlah Rumah Tokoh Agama dan tokoh masyarakat Kota Kupang.

Ketua KPUD NTT, Maryanti Luturmas Adoe sabtu (20/01) menjelaskan bahwa, Kegiatan Coklit di Rumah Jabatan Gubernur NTT tercatat 5 orang anggota keluarga yang direkap dalam formulir AA1 KWK.

Baca Juga : Pangdam IX/Udayana Tatap Muka dengan Forkopimda, Toga, Tomas NTT 

“Dari kelima anggota keluarga yang ada di Rumah Jabatan Gubernur NTT seluruhnya terdaftar sebagai pemilih,” Jelasnya. Usai melakukan Coklit data Pemilih Pihaknya menempelkan didepan pintu rumah.

Sementara dalam kesempatan yang berbeda, Ramos Suni salah satu Mahasiswa Kota Kupang Asal Kabupaten TTU ketika dimintai Komentarnya mengaku belum terdaftar Sebagai Pemilih pasalnya proses untuk mendapatkan KTP elektrik di Pemkot Kupang sangat lama, sulit dan berbelit.

“Saya sangat senang untuk ikut pemilu tapi sudah satu tahun saya urus KTP elektrik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil tapi sampai hari ini belum keluar jadi terpaksa jadi penonton saja,” Ungkap Daniel.

Kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) Data Pemilih Pilkada serentak 2018 ini berlangsung secara nasional hingga sabtu (20/01/2018) demi memastikan hak suara masyarakat agar bisa berpartisipasi dalam hujatan Pemilu Kada serentak tanggal (27/06/2018).

Reporter : Yoko
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here