Yacob Nauli, Sesalkan Sikap Darius Marau Yang Menghalangi Tugas Wartawan

oleh -23 views
Darius Marau

Raja Ampat, Suara Indonesia-News.Com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sorong sangat menyesalkan sikap mantan asisten II setda Raja Ampat, Drs.Darius Marau yang saat ini menjabat sebagai Plt, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ukm yang melarang wartawan nasional suara indonesia untuk mengambil gambar kegiatan apel pagi jajaran pemda Raja Ampat yang dipimpin oleh kepala badan kepegawaian daerah (BKD) Raja Ampat, Samgar Sosir.SH.MH, dalam rangka upaya disiplin pegawai negeri sipil (PNS) dalam melaksanakan tugas sesuai dengan amanah UU Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pelarangan itu menjadi pertanyaan besar bagi Yacob Nauly ketua PWI Sorong mengapa sampai ada pelarangan terhadap wartawan, untuk pengambilan gambar terkait apel pagi yang digelar dihalaman terbuka kantor Bupati Raja Ampat, apalagi ada kata-kata kurang menyenangkan yang dilontarkannya terhadap wartawan.

“Harusnya Darius Marau sebagai pejabat mengerti dan memahami tugas dan fungsi wartawan, dengan tidak menunjukan sikap arogansi yang terkesan tidak paham dengan tugas Pers, padahal sudah jelas wartawan adalah mitra Pemerintah,” ungkap Yacob Nauly saat dihubungi suara indonesia, jumat (26/6/15) melalui via telepon seluler.

Yacob Nauly sebagai ketua PWI Sorong sangat menyayangkan kejadian tersebut dan mengecam oknum pejabat dijajaran pemda Raja Ampat yang terkesan menghalangi tugas wartawan.

Dikatakannya, barang siapa yang mencoba menghalangi tugas wartawan maka akan dijerat dengan UU Pers No 40 tahun 1999, BAB VIII, ketentuan pidana,pasal 18, yang mana setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat,menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 di pidana,dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun,atau denda paling banyak Rp.500.000.000.(Lima ratus juta rupiah)

Ia berharap, semua pihak, baik masyarakat, instansi dan lembaga diseluruh sorong raya tidak menghalangi tugas Pers, dan memberikan kemudahan wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya. (Zainal/Zai).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *