Wabup Abdya Buka Expo Peternakan Se Aceh Tahun 2019

Wabup Abdya Muslizar MT saat membuka Expo pertenakan Se-Aceh Dilapangan sepak bola Pulau Kayu Susoh, Kamis (11/7/2019).

ABDYA, Kamis (11/7/2019) suaraindonesia-news.com – Wabup Abdya Muslizar MT, membuka Expo peternakan tingkat Provinsi Aceh yang dipusatkan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tahun 2019 ini merupakan expo peternakan ke-X setelah sebelumnya dilaksanakan di Aceh Tenggara pada tahun 2018 lalu.

Kegiatan bulan bakti peternakan 2019 tersebut di ikuti oleh 23 Kabupaten/Kota dengan jumlah ternak sebanyak 113 ekor untuk semua katagori. Sementara jumlah peternak sebanyak 132 orang dan pendamping sebanyak 453 orang.

Kepala Dinas Peternakan Aceh DR. Rahmadi, M.Si dalam laporannya terkait dengan penyelenggaraan bulan bakti peternakan mengatakan, dasar pelaksanaan berdasarkan DPA-SKPA dinas peternakan Aceh Nomor 2.00.03.2.00.03.23.017.5.2 tanggal 4 Januari 2019 tahun anggaran 2019.

Rahmadi juga menyebutkan, jenis perlombaan dalam bulan bakti peternakan tahun 2019 di selenggarakan beberapa jenis perlombaan diantaranya; expo peternakan meliputi, Sapi Aceh, Kerbau, Kuda, sapi hasil inseminasi buatan (sapi bali, brahman, brangus, limousin dan simental) serta kambing peranakan etawa.

Lanjutnya, kegiatan expo ternak, pameran peternakan pembangunan, dilaksanakan dari tanggal 11-14 Juli 2019. Sementara asah keterampilan, lomba burung berkicau dan jalan santai dilaksanakan mulai dari tanggal 13-14 Juli 2019, bertempat di lapangan bola Pulau kayu, kecamatan itu.

“Tujuan dari kegiatan ini memberikan apresiasi dan motivasi terhadap para petani peternak, memberikan informasi tentang keberhasilan pembangunan bidang peternakan, memperkenalkan sumberdaya ginetik ternak lokal untuk dikembangkan lebih lanjut serta memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk pangan hasil olahan peternakan,” kata Rahmadi.

Kata dia, expo ternak di ikuti oleh 23 kabupaten/kota untuk semua kata gori, pameran peternakan diikuti oleh 15 kabupaten/kota yang membidangi fungsi peternakan dan kesehata hewan, lembaga pendidikan/asosiasi umum dan perusahaan bidang peternakan UMKM/Kuliner, asah terampil diikuti oleh kelompok petani ternak dari 20 kabupaten/kota, kontes burung berkicau diikuti oleh pencinta burung dan kicaumania yang ada di indonesia, dan jalan santai diikuti oleh seluruh peserta panitia dan masyarakat umum.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Abdya (Akmal Ibrahim, SH) selaku tuan rumah dan semua pihak yang telah mendukung telaksananya kegiatan bulan bakti ini,” ucapnya.

Sementara itu Wabup Muslizar dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan untuk meyelenggarakan bulan bakti tahun 2019 di Kabupaten Abdya. Ia berharap dengan di selenggarakan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menunjangn sektor perternakan.

Dikesempatan itu, Wabup turut mengucapkan selamat datang di Bumoe Breuh Sigupai kepada para Kabupaten lain yang telah berhadir. Ia berharap selama kegitan expo peternakan berlangsung di harapkan mendapatkan kesan yang baik.

Pihaknya menilai kegiatan Expo ternak peting untuk dilaksanakan, selain ajang silatiurrahmi sesama peternak juga dapat memotivasi masyarakat agar giat dalam berternak sebagai upaya pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi pemikiran serta membuka wawasan kita semua tentang langkah-langkah kedepan untuk membangun peternakan yang berkelanjutan yang tidak terpisahkan dengan pembangunan bangsa,” tuturnya.

Wabup menambahkan, dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, disebutkan peternakan adalah segala urusan yang berkaitan dengan sumber daya fisik, benih, bibit atau bakalan, pakan, alat dan mesin peternakan, budidaya, panen, pasca panen, pengolahan, pemasaran dan pengusahaannya, yang kesemuanya itu dilaksanakan dapat meningkatkan protein hewani sehingga tercapainya rakyat yang sehat dan juga dapat mencapai ketahanan pangan yang cukup menjadikan konsumsi masyarakat terpenuhi.

Sebagaimana diketahui, lanjut wabup, Provinsi kita merupakan derah tropis dengan temperatur antara 20 sampai 35 derjat celcius dengan curah hujan berkisar 100 mm/tahun. Kondisi ini sangat menguntungkan bagi usaha pengembangan peternakan, sebab pada daerah tropis, hijauan cukup tersedia sepanjang tahun, baik hijauan berupa rumput maupun komoditas pertanian  lainnya yang dapat dijadikan sumber bahan pakan bagi ternak.

Disamping dukungan sumber daya alam yang tersedia di daerah kita sangat banyak, dukungan sumberdaya manusia yang diharapkan dapat membimbing dan membina petani ternak saat ini juga sudah mulai cukup tersedia, baik tenaga peneliti, tenaga ahli dari perguruan tinggi, petugas pemerintah sampai pada penyuluh lapangan juga sudah ada.

Dengan memadukan potensi sumber daya alam yang demikian besar dan sumber daya manusia yang tersedia, sudah selayaknya kebutuhan daging di daerah bahkan Negara kita dapat terpenuhi sehingga ketergantungan kita terhadap import terutama daging sapi, secara bertahap bisa kita kurangi, sehingga secara otomatis dapat meningkatkan sumber pendapatan bagi daerah yang sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat peternak.

Pada kesempatan ini kami juga mendukung penuh program yang dicanangkan oleh pemerintah yakni pencapaian swasembada daging sapi. Program ini merupakan salah satu dari 5 program swasembada yang dicanangkan pemerintah pusat khususnya dari sektor pertanian yakni swasembada padi berkelanjutan, swasembada jagung, swasembada kedele, swasembada gula konsumsi dan yang terakhir target swasembada daging sapi.

Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan semakin meningkatnya tingkat pendapatan masyarakat, maka permintaan akan daging akan semakin tinggi.

“Kami mengajak kepada kita semua, marilah dengan kesungguhan hati merespon, menyikapi dan mensukseskan program pencapaian swasembada daging secara khusus dan program swasembada yang dicanangkan sektor pertanian secara umum agar visi misi kita untuk mensejahterakan masyarakat segera dapat kita wujudkan,” tutur Wabup Muslizar.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Mariska

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here