Vario Hantam Truk, Suami Istri Tewas - Suara Indonesia
Peristiwa

Vario Hantam Truk, Suami Istri Tewas

Avatar of admin
×

Vario Hantam Truk, Suami Istri Tewas

Sebarkan artikel ini
Truk Hantam vario
Truk yang di hantam Vario

Kota Batu, Suara Indonesia-News.Com –  Sepeda montor vario No.pol. N-6143-J yang dikemudikan  Maria Magdalena Sutarsih, (63) bersama suaminya Yohanes Wahyudi  (70), Senin pagi  (23/11/2015) sekitar pukul 07.15  menabrak truk boks No.Pol. : N-9769-DB Yang dikemudikan Bambang Sugiyat  (50) warga  Jl kol. Sugiono 11/51 Rt.07 Rw.03 kota Malang  di Jalan . Raya Ngeprih Kec. Pujon Kab. Malang pada KM 13- 14 Batu – Pare.

Akibatnya, Maria dan Yohanes yang tak lain suami istri itu tewas lokasi kejadian.  Warga  Jl Dewi Sartika Atas Rt.04 Rw.08 Kelurahan  Temas Kec/kota Batu  tewas  setelah  kepala Maria  terbentur aspal dan body depan truk, sedang  yohanes tewas setelah  bagian dada depan terlempar bada body truk.

Kecelakaan maut itu terjadi  setelah kendaraan sepeda motor  honda vario N-6143-J  berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang saat melintas di jalan menikung ke kiri tepatnya di jembatan  berhaluan terlalu ke kanan melebihi garis marka jalan.

bersamaan dari arah timur ke barat  atau dari arah Kediri kea rah Malang ada kend truck box No.pol. N-9769-DB sehingga  terjadi tabrakan mengenai body depan pojok kanan truck.

“Akibatnya pengendara Sepeda motor  keduanya yang berstatus suami istri itu  meninggal dunia,  Maria mengalami luka bagian kepala, sedangkan yg dibonceng Yohanes  mengalami luka benturan bagian dada” Kata Kapolsek pujon AKP Mujiono.

Mujiono juga menghimbau kepada Masyarakat  agar kecelakan  di ngepre dijalur tengkorak itu tidak terulang, meminta kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas, jika pandangan tidak jelas  hendanya tidak usah mendahului kendaraan lain,

“Bila ditingkungan hendaknya memperhatikan posisi kendaraan ,  dan tidak melalukan pelanggaran lalu lintas yang  melewati batas marka jalan. Usahakan ketika mendahului kendaraan lain dalam posisi aman”  kat Kapolsek Pujon.  (adi Wiyono).