PAMEKASAN, Senin (15/10/2018) suaraindonesia-news.com – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam memimpin upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 yang ditempatkan di Desa Pasangger Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan. Senin (15/10).
Upacara pembukaan TMMD ke-103 ini dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi Kodam V/ Brawijaya Kolonel Inf Abdullah, Kasrem 084/BJ Letkol Arm Aprianko Suseno, Asops Pasmar-2 letkol Marinir Sugeng P, Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf Nuryanto, Kapolres pamekasan AKBP Teguh Wibowo, SIK, Wakil Bupati Pamekasan Bapak Raja’e, Pabandya Wanmil Stafter Kodam V/ Brawijaya Letkol Inf Budi, Pasi Bhakti Mayor Inf Hermanto, Kepala OPD Kabupaten Pamekasan,
Forkopimka Se Kabupaten Pamekasan, Kades se Kecamatan Pegantenan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Desa Pasanggar
Pelaksanaan TMMD ke-103 i dilaksanakan selama 30 hari dimulai sejak dibuka hingga 13 Nopember 2018 dengan mengambil tema “TNI Manunggal Rakyat Dalam Mewujudkan Desa Yang Maju, Sejahtera Dan Demokratis”.
Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam membacakan amanat Gubernur Jatim M mengatakan, pembukaan TMMD yang dilaksanakan hari ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia di semua lokasi. Sedangkan untuk Provinsi Jawa Timur pembukaan dipusatkan dilapangan Desa Durin Timur Kecamatan konang Kabupaten Bangkalan.
Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan pekerjaan proyek Pemkab Pamekasan, diwakili Pj Sekda Pamekasan, Moh Alwi kepada Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Nuryanto, selaku penangung jawab kegiatan dan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta TMMD dan penyerahan peralatan kerja secara simbolis kepada perwakilan satgas TMMD.
“TMMD merupakan program lintas sektoral baik dari Kemeterian atau lembaga pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan masyarakat yang lokasi sasaran ditempatkan di daerah terpencil, terisolasi dan terpinggirkan,” katanya.
Dengan program TMMD diharapkan dapat membantu meningkatkan mempercepat pembangunan melalui pertumbuhan ekonomi di daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat serta menempatkan desa sebagai subjek pembangunan dimana desa dapat merencanakan pembangunan sendiri, melaksanakan sendiri dan memberdayakan sendiri masyarakatnya.
“TMMD bukan semata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa, melainkan juga menumbuhkan semangat percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi,” ungkapnya.
Usai acara pembukaan Bupati bersama rombongan meninjau pekerjaan proyek dan mendengarkan paparan kegiatan selama TMMD.
“Saya berharap beberapa target yang ingin dicapai dalam kegiatan TMMD ini bisa terlaksana dengan baik dan mudah-mudahan kerjasama kita semua seluruh masyarakat bisa berjalan lancar untuk pembangunan yang lebih berkemajuan,” ucap Bupati.
Sementara itu Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto mengungkapkan dalam kegiatan TMMD ke 103 kali ini ada sasaran fisik dan non fisik.
Lebih lanjut Dandim 0826 Pamekasan berharap agar masyarakat tidak melihat sasaran fisiknya saja, namun bagaimana kemanunggalan TNI dan rakyat, bagaimana peran TNI dalam ikut mensejahterakan rakyat dan peran rakyat dalam mendukung tugas-tugas TNI. “Ini yang ingin kita bangun bersama,” tandasnya.
“Untuk sasaran fisik ada pembangunan peningkatan jalan sampai pengaspalan, makadam, pembangunan jembatan dan tambahan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” pungkas Bupati.
Reporter : May
Editor : Agira
Publisher : Imam












