Reporter: Mahdi
SUMENEP, Senin (1/5/2017) suaraindonesia-news.com -Dalam rangka hari pendidikan nasional yang jatuh pada tannggal 02 Mei Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia Cabang Sumenep (ISPI) menggelar dialog interaktif yang ditempatkan di Gedung Kesenian RRI Sumenep. Senin, 01 Mei 2017
Dalam dialog tersebut mengambil tema “Mewujudkan Guru Paripurna Pasca Sertifikasi”. Tampak hadir Ketua ISPI Ataur Rahman, Kepala Dinas Pendidikan A. Sadiq, Ketua Dewan Pendidikan Sumenep Moh. Amin, Ketua Komisi IV DPRD Sumenep H. Subaidi. Serta perwakilan LSM Insani Tajul Arifin. Dalam diskusi tersebut dibahas permalahan profesionalisme guru yang terjadi di bumi sumekar ini.
Menurut Kepala Pendidikan Kabupaten Sumenep A. Sadiq guru yang sudah menyandang sebagai guru sertifikasi harus lebih optimal dalam rangka memajukan pendidikan. Dengan dana sertifikasi tersebut harus meningkatkan sumber daya manusianya (SDM) sehingga dengan SDM yang dimiliki guru lebih profesional serta kreatif untuk mengajar dan mendidik siswanya.
“Pendidikan yang baik terletak pada guru yang baik serta profesional. Gunakan dana sertifikasi dengan baik guna meningkatkan SDM guru”. Ucapnya Kadis Pendidikan dalam diskusi tersebut
Sementara Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Subaidi mengatakan pendidikan pintu utama untuk mencerdaskan bangsa. Dengan anggaran yang kurang maksimal diharapkan mampu mengantarkan pendidikan yang baik dan maju.
“Dalam dunia pendidikan butuh pengabdian. Jangan ingin jadi guru jika hanya ingin sertifikasi”. Ucapnya.
Sementara Ketua Dewan Pendidikan Sumenep Moh. Amin dalam diskusi tersebut menyampaikan guru yang sertifikasi harus berperan aktif demi majunya pendidikan.
Guru sertifikasi harus menyerahkan hidup dan matinya kepada profesionalisme guru.
“Haknya diperoleh maka kewajibannya sebagi guru harus dipatuhi”. Ucapnya.
Ketua ISPI Sumenep Ataur Rahman mengatakan Keberhasilan pendidikan tidak hanya dilakukan oleh guru. Tapi keberhasilan pendidikan merupakan kerja sistem. Artinya semua elemen pendidikan guru, siswa, wali murid dan pihak dinas pendidikan ikut andil dalam mengsukseskan pendidikan.
“Guru itu pekerjaan profesi maka harus profesional sehingga output yang diperoleh siswa juga maksimal”. Ucapnya.












