JAKARTA, Selasa (26/11/2019) suaraindonesia-news.com – Seperti di beritakan salahsatu media online, tiga bocah ditemukan telantar di sebuah gubuk di Jalan Medan Binjai, Sumatera Utara, Mereka adalah Jn (14), Fr(12), dan Cy (2), yang merupakan warga Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.
Menurut Ketua Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera Medan, Uba Pasaribu, ketiga bocah tersebut hidup telantar karena ibu mereka, Rosti B (45), ditangkap polisi, Rosti harus mendekam di penjara karena terjerat kasus penadahan laptop, Sedangkan suaminya telah meninggal dunia.
Hidup tanpa kedua orang tua, ketiga anak Rosti terpaksa harus mandiri, mereka bertahan hidup dengan berbagai cara, yang penting bisa tetap makan.
Hal ini mendapat perhatian serius dari Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan & Anak (TRC PA) Rusmini Supriadi.
Aktivis yang akrab disapa Bunda Naumi ini menyampaikan kepada seluruh Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan & Anak di Indonesia, bahwa TRC PA akan programkan untuk membantu perempuan dan anak – anak dari keluarga kurang mampu yang suami atau orang tuanya berhadapan dengan hukum.
“Kita tidak bisa berpangku tangan dengan kondisi seperti itu, anak – anak adalah generasi penerus bangsa, di pundak merekalah negeri ini bertumpu di masa akan datang, kita tidak boleh tinggal diam, mereka tanggung jawab kita bersama,” terang Bunda Naumi kepada media ini.
Menurutnya, atas nama TRC PA juga menghimbau kepada Polri agar Restorative Justice juga dapat di tegakkan dalam setiap permasalah yang terjadi di masyarakat.
“Kita semua memahami bahwa tidak setiap permasalahan dengan hukum, harus berakhir di penjara,” tukas aktivis yang selalu berapi api ini dalam memperjuangkan hak perempuan dan anak.
Reporter : Halis/Bagus
Editor : Amin
Publisher : Oca












