Tragis, Siswi SMP Di-bully Teman Laki-laki Sekolahnya

Bupati Kabupaten Bogor Nurhayanti Ketika wawancara Terkait Bully di SMP Citayam Plus

Reporter : Iran G Hasibuan

Bogor, Suara Indonesia-News.Com – Era Supratna, Seorang siswi baru menginjak kelas VII SMP Citayam Plus menjadi korban aksi kekerasan rekan-rekan cowok sekelasnya.

Dalam keterangannya, Era Supratna (Korban) yang didampingi Orangtuanya mengatakan, bahwa kejadian itu terjadi pada tanggal 28 Januari 2016 lalu, ketika jam pelajaran bahasa indonesia, dimana gurunya berhalangan (tidak mengajar, red).

Menurut Era, pada waktu itu dirinya sedang kipas-kipas badan kemudian datang rekannya berinisial N merampas kipas tersebut dan tilak lama kemudian teman lainnya berinisial R menutup mata Era, tragisnya, ketika mata Era dibuka langsung dilempar dengan Pasir oleh yang berinisial J.

Ditambahkan Era, setelah dilempar pasir, dirinya langsung keluar dan munta-muntah dan nafas terasa sesak, setelah masuk lagi keruangan kelas dirinya langsung pingsan dan ketika sadar dirinya sudah  diruangan guru dan orang tuanya sudah ada disampingnya.

Para siswa yang terlibat dalam aksi pengeroyokan telah diidentifikasi dan dilaporkan ke kantor polisi Daerah Metro Jaya, Resor Kota Depok dengan No Pengaduan STPLP/331/K/1/2016/PMJ/Resta Depok, dengan laporan Dugaan Pengeroyokan, kata Kuasa Hukum Era Supratna yaitu Muhamad Sadtriana, SH kepada suara indonesia.

Sementara Kepala Sekolah Citayam Plus Nurmala S mengatakan kepada wartawan, kejadian tersebut berawal dari bercanda diwaktu yang kosong.

Ironisnya, Kepala sekolah mengatakan bahwa kasus korban ini tidak berat bahkan menurutnya, dirinya sudah mengecek kerumah sakit bahwa Era ini tidak mungkin mengalami trauma, padahal menurut data yang didapat hasil Diagnosa dari Rumahsakit adalah Post Trauma dan juga dinyatakan pasien masih perlu kontrol ke Rumah Sakit.

Ditempat terpisah terkait kasus bully ini, Bupati Kabupaten Bogor Nurhayanti mengatakan, akan memintak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor  melalui UPT nya untuk menyelesaikan permasyalahan ini.

“Saya berjanji akan menyelesaikan permasyalahan ini karena pendidikan ini adalah bahagian dari tugas saya, dan saya mengucapkan terimakasih kepada wartawan atas informasi ini,”ujarnya.

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Kabupaten Bogor Dace Supriadi mengatakan, dirinya belum mendapat laporan dari UPT Pendidikan maupun Sekolah, tapi dirinya akan memanggil kepala sekolah untuk meminta keterangan terkait prilaku bully yang terjadi di Sekolah SMP Citayam Plus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here