TNI Lanal Banyuwangi Amankan Kurir Ribuan Baby Lobster

oleh
TNI Lanal Banyuwangi Saat Mengamankan Kurir Ribuan Baby Lobster

BANYUWANGI, Jumat (23/2/2018) suaraindonesia-news.com – Anggota Tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi menangkap seorang kurir, 3000 baby lobster, setelah sempat kabur dari Pantai Grajagan Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi Jawa Timur, Kamis (22/2/2018).

Rencana 3000 baby lobster itu akan dikirimkan pada seorang pengepul di daerah Jajag, Kecamatan Cluring. Pelaku diduga kurir itu, LE (Lukman Efendi) umur kurang lebih 29, ditangkap kembali di daerah Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

“Pelaku sempat kabur dan dilakukan pengejaran. Kemungkinan benur tersebut akan di kirim ke kota besar, kemudian diekspor ke luar negeri,” ujar Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Suhartaya kepada wartawan, Jumat (23/2/2018).

Danlanal Suhartaya menambahkan, penangkapan baby lobster tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat, ada kendaraan yang menggangkut baby lobster/benur di daerah Karetan, Purwoharjo menuju Jajag, Cluring. Pelaku menggunakan Mobil Innova dengan plat No P 1217 VV.

Baca Juga: Tiga Lokasi Galian C di Alasrejo Banyuwangi Diduga Ilegal 

“Pelaku sudah kita amankan dan kita periksa di Lanal Banyuwangi,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Unit Tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR), Lettu Gunawan menambahkan, sempat terjadi kejar-kejaran saat menangkap pelaku. Setelah disanggong, pelaku melarikan diri menuju wilayah Kecamatan Pesanggaran.

Setelah diperiksa, pihaknya menemukan ribuan baby lobster/benur yang dimasukkan kedalam dua buah sterofoam yang dan dibungkus dengan plastik. Diperkirakan berisikan 3.000 ekor benur lobster.

Baby Lobster di pantai Banyuwangi memang terkenal terbaik ditingkat pasar gelap. Meski sudah sering tertangkap petugas, aksi penggelapan benur itu terus saja terjadi. Seolah tidak ada kapok-kapoknya.

Bahkan kabarnya, jaringan penggelapan baby lobster ini sangat rapi, aparat sempat dibuat kucing-kucingan untuk bisa menangkap dan mengungkapnya kasus ini,” ungkapnya.

Reporter : Suharto
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *