Tingkatkan Disiplin, Disdik Sampang Lakukan Pembinaan Kasek

oleh -189 views
FOTO : Penelaah Kebijakan Tekhnis GTT, Teguh Santoso saat memberikan pembinaan pada Kepala Sekolah di Kec. Robatal, didampingi Korbidcam Robatal Taufiq. (Ft/Nor/SI).

SAMPANG, Senin (4/12/2023) suaraindonesia-news.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang melakukan kegiatan pembinaan kepada kepala Sekolah (Kasek), di 14 Kecamatan se Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilakukan, dalam rangka meningkatkan disiplin kepala sekolah dilingkungan sekolah masing-masing.

Kabid Pembinaan GTK dan Pengembangan Bahasa dan Sastra melalui Penelaah Kebijakan Tekhnis GTK, Teguh Santoso menjelaskan, kegiatan ini memberikan pembekalan pada Kepala Sekolah tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 94 Tahum 2021 dan Peraturan Badan Kepegawaian Nasional Nomor 6 Tahun 2022, tentang peraturan pelaksana PP 94 Tahun 2021.

“Terutama terkait kewajiban PNS dan larangan bagi PNS. Kewajiban yang ditekankan pada masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja. Untuk larangan PNS memberikan dukungan pada saat Pilpres dan Pilkada. Juga pemilihan DPRD, DPR Provinsi dan DPR Pusat,” terangnya.

Dikatakannya, setelah melakukan pembinaan selanjutnya disdik akan mengontrol terhadap disiplin PNS. Bagi PNS yang ketahuan melanggar disiplin akan terkena sangsi disiplin.

Baca Juga: Per 1 Januari 2024, UMK Sampang Naik

“Saya berharap, kepala sekolah dan guru harus menegakkan disiplin sesuai PP 94 Tahun 2021,” tegasnya.

Sekedar diketahui, pembinaan kepala sekolah dilaksanakan per kecamatan. Sampai saat ini, sudah ada 4 kecamatan yang sudah dilakukan pembinaan yaitu, kecamatan Jrengik, Omben, Karang Penang dan Kecamatan Robatal.

“Senin (4/12) melakukan pembinaan kepala sekolah di kecamatan Robatal, bertempat di SDN Pandiyangan 2, yang dihadiri oleh 20 orang kasek. Juga hadir Korbidcam Robatal Taufiq. Tingkatkan disiplin kasek terutama masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja. Karena kedisiplinan kasek akan ditiru oleh para guru,” pungkasnya.

Terakhir ia menegaskan, kegiatan pembinaan kepala sekolah ini untuk melakukan pencegahan dini terhadap pelanggaran PNS dilingkungan lembaga sekolah mulai dari TK, SD, dan SMP. Karena setiap PNS harus menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. Bagi PNS yang melanggar peraturan disiplin, akan mendapat hukuman disiplin oleh pejabat yang berwenang menghukumnya.

Reporter: Nora
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan