Tingkat Konsumsi Ikan Masyarakat Kota Batu Masih Terbiang Rendah

lomba masak ikan Among Tani Farm Fest 2019 yang digelar di halaman Parkir Timur Balikota Among Tani, Kota Batu, Kamis (22/8/2019) siang.👆

KOTA BATU, Kamis (22/8/2019) suaraindonesia-news.com – Dinas Pertanian Kota Batu menyebutkan tingkat konsumsi ikan masyarakat Kota Batu sekarang ini masih terbilang rendah, dan masih belum sesuai harapan, meski pendapatan perkapita Kota Batu tergolong tinggi di 38 Kota dan Kabupaten di Jawa Timur.

Hal tersebut diungkapkan Sugeng Pramono Kepala Dinas Pertanian Kota Batu saat ditemui usai acara peresmian Among Tani Farm Fest 2019, yang digelar di halaman Parkir Timur Balikota Among Tani, Kota Batu, Kamis (22/8) siang.

Kondisi ini, Kata Sugeng Pramono menjadi salah satu pemikiran Pemkot Batu mencari strategi untuk mengatasinya, agar masyarakat kota Batu gemar makan ikan, salah satu strategi yang di terapkan dalam Among Tani Farm Fest 2019 ini adalah digelarnya lomba masak ikan.

“Strategi ini sangat tepat supaya masyarakat kota Batu terhadap makan ikan meningkat, karena ikan itu langsung berkorelasi dengan tingkat kecerdasan,” kata Mantan Dinas Perhubungan Kota Batu itu.

Menurutnya, masyarakat Kota Batu dalam hal makan ikan masih belum sesuai harapan, masih dibawah standar. Hal ini juga disadari karena kota Batu bukan daerah pesisir, bukan daerah Pantai, bukan daerah penghasil ikan.

“Masyarakat kota Batu kosumsi ikannya masih kuranglah, pemecahannya bila masyarakat ingin budidaya ikan atau membutuhkan, sekarang ikannya ada dibalai induk yang ada di pendem Junrejo, penyediaan kita, ada ikan tombro ikan nila dan ikan kosumsi lainnya,” ungkap dia.

Selain mengenjok gerakan masyarakat makan ikan, pihaknya juga mendorong agar masyarakat juga gemar menkonsumsi kelinci karena dampaknya baik bagi kesehatan.

“Acara ini selain meningkatkan konsumsi ikan, juga untuk meningkatkan ketrampilan khususnya petani dengan asah terampil, sekaligus untuk mewadahi komunitas-komunitas peternak yang ada di kota Batu, yaitu ada komunitas kelinci hias ada ayam pedaging, dan menggerakkan asah terampil,” jelasnya.

Terkait gerakan makan Ikan, Dewanti Rumpoko Walikota Batu juga mendukungnya, karena dengan makan ikan akan menambah nutrisi dan protein yang bermakna.

“Orang gunung tidak familiar dengan ikan, padahal ikan bersisik itu memiliki nutrisi dan protein yang bagus. Ini penting untuk pertumbuhan anak-anak,” jelas Dewanti.

Dalam acara tersebut turut Hadir Walikota Batu Dewanti Rumpoko, sekaligus membuka secara resmi Among Tani Farm Fest 2019 dan juga dihadiri Wakil Walikota Batu Punjul Santoso, Ketua TP PKK Batu Wibi Asri, Ketua GOW Kota Batu Aini Zadim Effisiensi, Anggota DPRD Batu Katarina Dian, Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kota Batu Wasis Sarjono, Sekda beserta Beberapa pimpinan OPD Kota Batu, Ikatan Dokter Hewan Indonesia, Kelompok tani dan Asosiasi ternak se-Malang Raya, serta anggota PKK Desa dan Kelurahan se-Kota Batu.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Mariska


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here