Terkait RUU KPK, Ini Kata Sandiaga Uno

Sandiaga Uno (kanan) saat wawancara dengan awak media.

BOGOR, Sabtu (21/09/2019) suaraindonesia-news.com – Gelombang aksi protes penolakan Revisi Undang Undang (RUU) No 30 tahun 2002 tentang KPK, terjadi dimana mana, sejak digelarnya revisi tersebut, para demonstran menilai RUU tersebut adalah sebuah rekayasa pemerintahJokowi untuk pelemahan KPK.

Tokoh nasional ekonomi kerakyatan, Sandiaga Uno mengatakan, Tim Prabowo Sandi sudah menyampaikan beberapa point usulan terhadap revisi di DPR. Usulan tersebut, jangan sampai berdampak pada pelemahan KPK.

“Kita sudah menyampaikan beberapa poin usulan harus diperhatikan di DPR, terhadap revisi UU KPK,” kata Sandiaga Uno usai pembukaan Rakernas pertama Burupas dan Gerampas di Hotel Accram Megamendung Kabupaten Bogor. Jumat (20/09) sore.

Menurut Sandiaga, usulan tersebut jangan sampai revisi UU KPK terjadi pelemahan dalam memberantas korupsi di tanah air. Tim Probowo Sandi diperwakilan DPR sudah diberi masukan jangan sampai RUU tersebut terjadi pelemahan KPK dalam menjalankan tugasnya pokoknya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno dalam Rakernas yang digelar BaruPas dan Gerampas bertema, Menyonsong Terwujudnya Indonesia. Bertanya pada peserta Rakernas Apakan ekonomi rakyat tambah lebih baik, harga barang pada turun. Biaya hidup lebih murah. Pertanyaan Sandiaga Uno di jawab dengan suara keras, TIDAK. Ditambah para peserta pengangguran semakin bertambah.

Burupas dan Gerampas merupakan lembaga perekonomian kerakyatan bentukan Sandiaga Uno, saat Pilpres. Sandiaga Uno menginginkan pertimbuhan perekonomian rakyat signifikan dengan melibatkan dan memberdayakan para pelaku ekonomi rakyat di berbagai daerah.

Rakernas pertama yang digelar dari Jumat hingga Minggu tersebut, diikuti perwakilan dari berbagai wilayah di seluruh Provinsi di tanah air. Mereka memaparkan berbagai kegiatan perekonomian di wilayah masing masing daerah guna mendongkrak lajunya pertumbuhan ekonomi di daerah.

Perekonomian Indonesia semakin terpuruk dan pemerintah sepertinya membairkan ekonomi tumbuh sendiri sendiri. Akibatnya, rakyat menderita sedangkan campur tangan pemerintah sepertinya belum maksimal dan sibuk dengan program pemindahan ibukota ke Kalimantan, hingga lupa pertumbuhan ekonomi rakyat dan terus terpuruk, kata Ketum Barupas Azrah Rydha kepada media.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Marisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here