Tanggapi Proses PAW Martini Anggota DPRA, KPA Wil Peureulak : Hormati Keputusan DPA Partai Aceh

oleh -1.246 views
Foto : Muntasir, Juru Bicara KPA Wilayah Peureulak

ACEH TIMUR, Minggu (26/06/2022) suaraindonesia-news.com – Menanggapi proses PAW Martini, anggota DPRA Fraksi PA asal Dapil 6 Aceh Timur periode 2019-2024, Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Peureulak menyatakan menghormati apapun sikap dan keputusan pimpinan, sebab menyangkut keputusan PAW anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) merupakan wewenang penuh dari DPA Partai Aceh.

Pernyataan tersebut di sampaikan Ketua KPA Wilayah Peureulak Hamdani melalui Juru Bicara (Jubir), Muntasir alias Age kepada Media ini. Sabtu (25/06).

Menurut Age, KPA wilayah Peureulak dan DPW PA Aceh Timur tidak punya wewenang dalam hal proses PAW anggota DPRA, kecuali terhadap anggota DPRK.

“Terkait PAW kak Martini dari anggota DPRA kepada M.Yusuf alias Pang Ucok, kami tidak punya kewenangan untuk intervensi, menyangkut keputusan proses PAW anggota DPRA, itu wewenang penuh DPA PA,” ujar Age.

Lanjutnya, Masalah proses PAW tersebut, Age menyatakan perlu menanggapi dan memberikan klarifikasi bahwa keputusan ter
sebut merupakan wewenang penuh DPA PA dan kami menghormati keputusan pimpinan.

“Kami tetap menghormati setiap keputusan pimpinan,” kata Age.

Kemudian ia menyampaikan bahwa sosok Martini merupakan kader terbaik Aceh Timur selama ini telah banyak berbuat terhadap partai dan masyarakat.

“Martini kader terbaik Partai Aceh di Kabupaten Aceh Timur, selama di DPRA telah banyak membantu dan berbuat terhadap partai dan masyarakat, selain itu M.Yusuf atau Pang Ucok yang akan menggantikan Martini juga merupakan kader PA,” sebut Age.

Age juga menjelaskan Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh(DPA) Partai Aceh, Muzakir Manaf atau Muallem bahwa dalam mengambil keputusan sudah ada pertimbangan yang mendalam.

“Tentu nya, Muallem dalam mengambil keputusan sudah mempertimbangkan secara mendalam,” timpal mantan kombatan GAM tersebut.

Kemungkinan Martini tidak terima keputusan DPA dan akan melakukan gugatan ke Mahkamah Partai, KPA Wilayah Peureulak meyakin tidak akan di lakukan nya.

“Kita yakin kak Martini, tidak akan melakukan gugatan dan menerima keputusan pimpinan,” tukas Age.

KPA wilayah Peureulak berharap kepada anggota KPA/PA tidak melakukan manuver politik atas keputusan pimpinan.

Reporter : Masri
Editor : Redaksi
Publisher : Romla

Tinggalkan Balasan