Takut Ambrol, Truk Berbobot 8 Ton Dilarang Melintas Jembatan Wonorejo - Suara Indonesia
HukumRegional

Takut Ambrol, Truk Berbobot 8 Ton Dilarang Melintas Jembatan Wonorejo

Avatar of admin
×

Takut Ambrol, Truk Berbobot 8 Ton Dilarang Melintas Jembatan Wonorejo

Sebarkan artikel ini
nbmb

LUMAJANG, Jumat (6/4/2018) suaraindonesia-news.com – Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang melarang kendaraan besar dengan bobot diatas 8 ton dilarang melintas di jembatan Bondoyudo, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang.

Pelarangan itu, dikatakan Kepala Bidang Lalu Lintas (Kabid Lalin) Dishub Kabupaten Lumajang, Tri Sunu Hadiantoro kepada media mengatakan kalau mengantisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti peristiwa jembatan yang lama.

“Memang dua hari yang lalu ada keretakan pada jembatan, dan itu sudah dilakukan pengelasan oleh dinas terkait. Namun untuk mengantisipasi adanya musibah, sementara waktu ada pengalihan arus untuk kendaraan besar,” katanya saat dimintai keterangan oleh media lewat telpon.

Dikatakan pula oleh Tri, bahwa pihaknya juga melakukan sosialisasi dengan membagikan selebaran kepada pihak pengguna jalan, khususnya yang akan melintas di jembatan Bondoyudo tersebut.

“Kami lakukan agar, para pengguna mengetahui ada pelarangan melintas dan dialihkan arusnya untuk kendaraan besar,” ujarnya lagi.

Untuk itu, kata Tri Sunu, pihaknya menerjunkan sejumlah anggota Dishub untuk menyebarkan selebaran tersebut sebelum jembatan dan sesudah jembatan Bondoyudo.

“Kami sudah dua kali mengalihkan jalur kendaraan berat yang hendak melintasi jembatan tersebut. Semua kendaraan bermuatan berat, baik dari selatan maupaun dari utara, diperintahkan untuk sementara waktu memindahkan haluannya ke jalur lintas timur (JLT),” pungkasnya.

Namun terkait dengan keamanan jembatan, Tri Sunu tidak tahu detail, itu adalah kewenangan Dinas PU.

Kabar retaknya salah satu bagian besi penyusun jembatan besar itu sampai membuat pejabat Kementrian PU turun gunung. Tri Sunu mengabarkan jika pejabat Kementrian PU sedang dalam perjalanan untuk meninjau titik retakan, kemarin siang.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Agira
Publisher : Imam