Tak Terima Bidan Desa Dipindah Tugaskan, Warga Desa Saseel Kirim Surat Ke Dinkes Sumenep

Reporter: Zai

Sumenep, suaraindonesia-news.com – Sebanyak 620 warga Desa Saseel, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menandatangani surat pernyataan bersama dan kemudian dikirim ke dinas kesehatan setempat.

Adapun surat yang dikirim warga Desa Saseel ke kantor Dinas Kesehatan Sumenep berisi, dimana warga meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Sumenep untuk mengkaji ulang terhadap surat mutasi kerja atas nama Siti Munawaroh, kemudian meminta kepala dinas menetapkan kembali yang bersangkutan untuk tetap bertugas di Desa Saseel. Kemudian terahir, mengingat dan menimbang bahwa masyarakat Desa Saseel sebagian besar merasa puas dengan kinerja dan profesionalisme kerja dari bidan tersebut.

Sementara surat pernyataan yang mereka tanda tangani bersama tersebut berisi tiga poin, diantaranya, Pertama, meminta dengan hormat agar pemerintah Desa Saseel, mempertahankan Bidan Desa atas nama Siti Munawaroh, untuk tetap bertugas di Desa Saseel, Kecamatan Sapeken. Kedua, meminta dengan hormat agar pemerintah Desa Saseel, mendukung upaya masyarakat Desa Saseel untuk menempatkan kembali bidan tersebut bertugas di Desa Saseel, Kecamatan Sapeken. Ketiga, mengingat dan menimbang bahwa masyarakat Desa Saseel sebagian besar merasa puas dengan kinerja dan profesionalisme dari bidan tersebut.

Menurut Amiruddin salah satu warga Desa Saseel mengungkapkan bahwa, Siti Munawarah bisa di bilang tumbuh sebatang kara yang merantau ketempat terpencil hanya demi tugas dan pengabdian kepada masyarakat, dan saat ini tidak ada sandaran sehingga dengan mudah posisinya tergoyah oleh kepentingan pribadi. Sehing masyarakat stempat di skitarnya pun ikut terpanggil bergerak mempertahankannya.

“Ia memiliki etos kerja yang bagus dan bekerja dengan profesional,” kata Amiruddin salah satu warga Desa Saseel kepada suara indonesia-news.com.

Dari itu lanjut Amiruddin, mengingat kinerja yang iya miliki masih sangat bagus serta kebaikannyai terhadap masyarakat Saseel, sehingga warga menahan dan meminta agar yang bersangkutan tetap ditugaskan di Desa Saseel.

“Untuk itu saya atas nama masyarakat minta tolong kepada kepala dinas kesehatan dan Bupati Sumenep, supaya aspirasi kami di dengarkan, dan mempertahankan kembali bidan Desa kami Siti Munawaroh dan bertugas lagi seperti biasanya,” ujar Amiruddin dengan semangat.

Sementara dr. H. Fatoni, M. Si kepala Dinas Kesehatan Sumenep, membenarkan bahwa ada surat yang masuk dari warga Desa Saseel, Kecamatan Sapeken.

“Ia, surat mereka sudah kami terima dan kami akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti UPT Puskesmas dan Camat Sapeken, supaya kami tidak salah mengambil kebijakan” kata dr. H. Fatoni, Rabu (8/6/2016).

Karena menurutnya, dalam permasalahan ini ada dua kubu, kubu pertama menginginkan yang lama pindah dan di ganti yang baru, kemudian kubu kedua, meminta agar bidan lama tetap bertugas di Desa Saseel dengan alasan pelayanan selama bertugas sangat profesional dan baik kepada masyarakat.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Sumenep mengeluarkan surat mutasi kepada Siti Munawaroh, dengan surat penugasan No.800/76/102/2016, yang isinya saudari Siti Aminah di pindah tugaskan ke Pulau Sadulang Besar, Kecamatan Sapeken, yang semula bertugas di Desa Saseel Kecamatan Sapeken.

Sontak saja saat Siti Aminah hendak berangkat ke pulau Sadulang tiba-tiba dihadang ratusan warga setempat yang meminta dirinya tidak berangkat ke tempat tugas barunya.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here