Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita UtamaPeristiwaRegional

Sungai Meluap, Sawah Petani di Pangandaran Rusak dan Gagal Panen

Avatar of admin
×

Sungai Meluap, Sawah Petani di Pangandaran Rusak dan Gagal Panen

Sebarkan artikel ini
IMG 20231204 175824
Foto : Kondisi persawahan warga Desa Pangandaran rusak parah akibat banjir.

MAMASA, Senin (04/12/2023) suaraindonesi-news.com – Banjir yang melanda Desa Pangandaran, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Minggu (03/12) menyebabkan sawah petani seluas puluhan hektar diprediksi gagal panen.

Material banjir menimbun padi petani yang siap dipanen.

Selain banjir merusak persawahan petani, jalan penghubung Dusun Pangandaran dan Dusun Talukum rusak parah.

Sementara itu ruas jalan poros Desa Pangandaran dan Desa Burana terjadi longsor dibeberapa titik yang mengakibatkan jalan penghubung ke dua Desa itu terputus.

Baca Juga :  LSC Targetkan Atletnya Menang di Porprov 2021 Mendatang

Baca Juga: Akibat Hujan Deras, Jembatan Gantung di Mamasa Terputus

Dilansir dari Penasulbar.co.id, Kepala Desa Pangandaran Agus Susanto mengatakan banjir bandang terjadi sekira pukul 19:30 Wita disebabkan curah hujan yang tinggi.

“Banjir bandang mengakibatkan puluhan hektar padi yang siap dipanen tertimbun lumpur dan material kayu,” terangnya saat dikonfirmasi via Telepon. Senin (04/12).

Agus menuturkan, padi milik warga siap dipanen untuk persiapan natal gagal total dan sudah dipastikan warga Desa Pangandaran akan kesulitan untuk kebutuhan beras selama beberapa bulan kedepan.

“Perhatian dari pemerintah Kabupaten Mamasa untuk perbaikan sawah warga untuk menurunkan alat berat untuk pembersihan material banjir di persawahan warga,” harap Agus.

Reporter: Kang Sukir
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri