NIAS, Rabu (2/11/2022) suaraindonesia-news.com – Berikan perhatian penuh dan pelayanan terbaik kepada pasien Hemodialisis, perawat ruang Hemodialisa yang masih honor atau BLUD diminta untuk di prioritaskan pada pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Hal tersebut disampaikan pasien Hemodialisis kepada media ini.
“Saya dan puluhan teman lainnya datang di rumah sakit 2 kali seminggu untuk melakukan Hemodialisis atau cuci darah, kami para pasein selalu mendapatkan pelayanan terbaik dari semua perawat yang ada di ruang Hemodialisis RSUD dr. Thomsen Nias,” terang pasein cuci darah itu yang namanya tidak disebutkan dalam pemberitaan ini, Rabu (02/11).
“Untuk itu kami meminta perhatian pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar memprioritaskan pengangkatan para perawat yang masih honor atau BLUD menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K),” katanya lebih lanjut.
Dari pantauan media ini, RSUD dr. Thomsen Nias saat ini memiliki 20 unit mesin Hemodialisis dan 11 orang perawat yang belum menjadi PNS atau masih honor atau BLUD.
Hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan dari pihak terkait.
Reporter : Topan
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam












