Berita UtamaHukumRegional

Sidak Peredaran Mamin, Pemkot Probolinggo Temukan Kemasan Rusak Hingga PIRT Sudah Lama

Avatar of admin
×

Sidak Peredaran Mamin, Pemkot Probolinggo Temukan Kemasan Rusak Hingga PIRT Sudah Lama

Sebarkan artikel ini
IMG 20220419 185950
Foto: Pemkot Probolinggo sidak Peredaran Mamin temukan kemasan rusak dan PIRT sudah lama, Selasa (19/4/2022).

PROBOLINGGO, Selasa (19/4/2022) suaraindonesia-news.com – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, tim gabungan Pemerintah Kota Probolinggo melakukan agenda rutin tahunan, yaitu inspeksi mendadak (sidak) peredaran makanan dan minuman di sejumlah swalayan dan pertokoan, Selasa (19/4).

Dalam giat tim gabungan terbagi dalam 2 tim yang dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik bersama Dinkes P2KB, DKUPP, DPKPP, Dishub, dan Satpol PP setempat.

Kedua tim ini menyasar 3 swalayan besar dan sejumlah pertokoan di kawasan Pasar Baru, Indomaret Mangunharjo dan Angga Mart.

Di GM Toserba, Jalan dr Sutomo tim gabungan melakukan pengecekan dan pemeriksaan beberapa produk mamin serta kue-kue lebaran yang kebanyakan dijadikan sebagai parsel.

Ada beberapa poin yang diperiksa diantaranya, kemasan produk, tanggal kadaluarsa, dan kualitas mamin bahkan untuk produk UMKM harus memiliki PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga).

Hasil pengecekan di GM Toserba, tim menemukan beberapa jenis mamin yang kemasannya rusak, penyok, label kurang lengkap hingga PIRT yang sudah lama. Hal serupa juga ditemukan tim saat melakukan pengecekan mamin
di KDS dan Sinar Terang.

“Ini adalah salah satu tugas kita dalam memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat Kota Probolinggo, terutama dari sisi makanan dan minuman. Sehingga kita bisa meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan seperti makanan dan minuman yang kadaluarsa, kemasan rusak dan sebagainya,” ujar Staf Ahli Pemkot Probolinggo, Agus Hartadi saat memimpin sidak tim 1.

Menurutnya, temuan-temuan di tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Penurunan ini, kata Agus Hartadi, tidak lepas dari kerja sama kita semua, mulai dari bidang kesehatan, masyarakat hingga pengusaha yang mau introspeksi diri dan berbenah.

“Saya mengimbau agar masyarakat dan pengusaha khususnya tetap menjalankan protokol kesehatan semaksimal mungkin dan jangan lengah,” himbaunya.

Sementara Kepala Dinkes P2KB dr NH. Hidayati menjelaskan terkait temuan tersebut, pihaknya tetap akan melakukan cek ulang dan memberikan pembinaan secara berkala.

“Temuan tersebut ditarik dan tindak lanjutnya akan dilakukan pembinaan. Kemudian akan kami follow up lagi selama 1 minggu untuk kita lihat apakah sudah ada perbaikan atau belum,” terang dr. NH. Hidayati kepada awak media.

Karena itu dr. NH. Hidayati mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati dan teliti serta memperhatikan kandungan, tanggal kadaluarsa serta kemasan produk makanan dan minuman yang dibeli.

“Tetap harus melihat segi keamanan pangannya dan masa kadaluarsanya ya,” tandas dr NH. Hidayati.

Terkait temuan tersebut, Manager Sinar Terang Hadi Ferdian yang ditemui usai sidak menyatakan dukungannya terkait sidak yang dilakukan Pemkot Probolinggo.

“Untuk menjaga kepercayaan konsumen, kami tetap berusaha untuk memperbaiki dan mengikuti anjuran pemerintah,” katanya.

Reporter : S.Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Ipul