Sering Terjadi Antrian, LSM GRAM Nilai Proyek Box Culvert Ganggu Aktivitas Pengguna Jalan

oleh -347 views
Lokasi Pembangunan Gorong-gorong di depan Masjid Kecamatan Samudra Geudong yang belum siap dikerjakan.

ACEH UTARA, Senin (26/10/2020) suaraindonesia-news.com – Pembangunan Gorong-gorong (Box Culvert) dilintas jalan nasional Banda Aceh – Medan, tepatnya didepan Masjid Kecamatan Samudera Geudong, Kabupaten Aceh Utara telah menyebabkan kemacetan dan antrian penggunaan jalan setiap hari.

Proyek Gorong-gorong tersebut dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Rafindo Jaya Mandiri yang anggarannya bersumber dari APBN tahun 2020, sudah berbulan-bulan dikerjakan namun tak kunjung selesai, kondisi ini membuat pengguna jalan sangat gerah dan jengkel, karena ada yang harus menunggu antrian sampai satu jam.

Ketua LSM GRAM (Gerakan Rakyat Aceh Membangun) Azhar, kepada media ini mengatakan, ia mengaku heran dengan pelaksana pekerjaan proyek gorong-gorong yang sudah sekian lama dikerjakan tidak selesai.

“Pihak PPTK harus evaluasi kinerja perusahaan tersebut yang dinilai sangat lamban,” tegas Azhar.

Akibat lamban nya pekerjaan gorong-gorong tersebut telah menyebabkan kemacetan dan terjadi antrian setiap hari.

“Ini telah mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Azhar.

Sementara Rusdi Salman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Pelaksana Jalan Nasional saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa sebenarnya proyek gorong – gorong tersebut belum lama dikerjakan baru berkisar 4 bulan atau setelah Hari Raya Idul Adha kemarin.

“Jadi kita menunggu usia beton nya, sehingga benar-benar kuat,” jelas Rusdi.

“Insha Allah awal bulan November tahun ini sudah bisa kita buka,” imbuhnya.

Selanjut nya kata Rusdi, terkait dengan terjadi kemacetan dan antrian pihaknya memakluminya.

“Tapi kita sudah berupaya mengatasinya, termasuk memberdayakan Pemuda setempat yang mengatur jalan, bahkan kita juga sudah berkordinasi dengan pihak Polsek,” pungkasnya.

Reporter : Masri
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *