OlahragaRegionalSosial Budaya

Semarak HUT ke-57 Tanjab Barat, Lomba Balap Pompong Kembali Digelar

×

Semarak HUT ke-57 Tanjab Barat, Lomba Balap Pompong Kembali Digelar

Sebarkan artikel ini
IMG 20220811 111007
Foto: Juara 1 lomba balap pompong, Kausar (tengah) didampingi Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat (kiri) beserta istri, Umi Fadillah.

TANJAB BARAT, Kamis (11/08/2022) suaraindonesia-news.com – Kabar gembira datang dari warga Tanjab Barat. Tahun ini, warga Tanjab Barat menggelar lomba balap pompong yang pesertanya diikuti hampir keseluruhan nelayan.

Lomba tersebut merupakan semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Tanjab Barat yang ke-57. Diketahui, semenjak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, hampir semua kegiatan berupa hiburan masyarakat tidak bisa dilaksanakan.

Namun tahun ini, masyarakat setempat kembali bisa melangsungkan hiburan berupa lomba balap pompong. Mengingat, kegiatan ini menjadi agenda tahunan di Tanjab Barat.

Dari teknis kegiatan itu, para peserta lomba balap pompong sudah melewati hasil seleksi. Diantaranya, jenis lomba pompong serta GT mesin yang di perlombakan harus sama.

Perlombaan sendiri berlangsung di peraiaan Tanjab Barat. Warga setempat nampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Tidak mau ketinggalan, Bupati Tanjab Barat beserta istri dan Kapolres setempat ikut hadir menyaksikan secara langsung jalannya Perlombaan.

Hasilnya, pada perlombaan pompong itu dimenangkan oleh salahs satu peserta, yakni Kausar, warga kelurahan Kampung Nelayan, dengan nomor pompong 26 dan berkekuatan mesin 33 GT.

Secara profil pemenang lomba balap pompong itu, Kausar sempat menempa ilmu pendidikan di SMK Negeri 2, Kuala Tungkal, dengan jurusan otomotif atau perbengkelan.

“Sejak masih di SMK, saya sudah mulai mendalami pengetahuan di dunia otomotif atau perbengkelan lainnya,” ungkap Kausar.

Menurutnya, tiada hasil yang mengkhianati proses. Di mana, hal ini telah dilalui Kausar selama ia mendalami dunia otomotif saat masih duduk di bangku sekolah.

“Selagi kita masih muda teruslah belajar, jangan pernah malu dengan keadaan pakaian yang kotor. Karena ilmu tak akan mau berkembang bila tidak ada niat untuk dikembangkan,” kata dia lebih lanjut.

Reporter : Yatib
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam