exodus
BeritaNewsPemerintahan

Selesaikan Misi di Papua, Kedatangan Satgas Yonif 613/Raja Alam Disambut Upacara Militer di Balikpapan

×

Selesaikan Misi di Papua, Kedatangan Satgas Yonif 613/Raja Alam Disambut Upacara Militer di Balikpapan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260722 140618
Foto: Kedatangan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 613/Raja Alam disambut Upacara militer dI Dermaga Pelabuhan Samayang Balikpapan, Ravi, (22/7).

BALIKPAPAN, Rabu (22/7) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 450 prajurit Satuan Tugas (Satgas) Yonif 613/Raja Alam resmi kembali ke markas setelah menyelesaikan misi Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Mobile selama satu tahun di wilayah Papua periode 2025-2026.

Kepulangan para ksatria ini disambut dalam sebuah upacara militer yang berlangsung khidmat di Dermaga Pelabuhan Semayang, Jl. Yos Sudarso, Kota Balikpapan, pada Rabu (22/07) pagi.

Panglima Kodam VI/Mulawarman (Pangdam VI/Mlw) Mayjen TNI Krido Pramono bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Sementara itu, Komandan Yonif 613/Raja Alam Letkol Inf Alim Sa’adi memimpin barisan sebagai Komandan Upacara. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat teras Kodam VI/Mulawarman, perwakilan TNI AL dan TNI AU, serta unsur Forkopimda.

Dalam amanatnya, Pangdam VI/Mlw memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan loyalitas yang ditunjukkan oleh seluruh personel selama berada di medan penugasan yang penuh dengan dinamika dan risiko tinggi.

“Saya selaku Pangdam VI/Mlw dan atas nama seluruh keluarga besar Kodam VI/Mlw, mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 613/Raja Alam. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, semangat juang serta pengabdian tulus yang telah diberikan selama melaksanakan tugas negara,” ujar Mayjen TNI Krido Pramono.

Pangdam menyadari bahwa medan operasi di tanah Papua bukanlah hal yang mudah untuk ditaklukkan. Namun, Satgas Yonif 613/Raja Alam dinilai sukses membuktikan ketangguhan dan profesionalitas mereka sebagai prajurit Angkatan Darat.

“Kita semua menyadari dan memahami bahwa penugasan di wilayah Papua bukanlah tugas yang ringan. Namun, Satgas Yonif 613/Raja Alam telah menunjukkan profesionalisme, disiplin, dan militansi yang luar biasa,” ungkap Jenderal bintang dua tersebut.

Selama periode penugasan 2025-2026, Satgas Yonif 613/Raja Alam berhasil menorehkan sejumlah prestasi gemilang di medan operasi. Di antaranya adalah keberhasilan merebut beberapa titik strategis seperti Titik Yamo di Puncak Jaya, Titik Undu, Titik Purbalo, serta Titik Mewoluk di wilayah Yambi-Mewoluk.

Tak hanya itu, mereka juga sukses melakukan pembersihan Kampung Lolok di wilayah Ilamburawi.

Prestasi yang tidak kalah membanggakan datang dari aspek humanis melalui pendekatan teritorial.

Keberhasilan ini ditandai dengan kembalinya 5 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XXVIII/Yambi-Mewoluk ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) setelah mengikrarkan janji setia.

Meski pulang membawa kesuksesan besar, Pangdam mengingatkan para prajurit untuk tidak cepat berpuas diri.

Ia memberikan empat penekanan utama bagi personel untuk segera dipedomani saat kembali ke satuan asal, yaitu tetap menjaga disiplin dan jiwa korsa, segera beradaptasi dengan lingkungan satuan, mempertahankan pengalaman tugas sebagai bekal masa depan, serta konsisten menjaga kesehatan fisik dan mental.

Di akhir sambutannya, Pangdam juga memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh keluarga prajurit yang terus memberikan dukungan doa selama operasi berlangsung, yang menjadi kunci kekuatan para prajurit di lapangan.

“Dukungan dan doa dari keluarga merupakan bagian penting dari keberhasilan pelaksanaan tugas para prajurit,” pungkasnya.