Sejak Beroperasi, PT Medco E&P Malaka di Blok A Aceh Timur Tak Pernah Bayar Zakat

oleh -190 views
Lokasi Ekplorasi PT Medco E&P Malaka di Blang Nisam Kecamatan Indra Makmue, Kab. aceh Timur.

ACEH TIMUR, Rabu (30/10/2019) suaraindonesia-news.com – Perusahaan raksasa PT Medco E&P Malaka, yang sedang melakukan aktivitas besar-besaran ekplorasi minyak dan gas di blok A, Blang Nisam Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur, sejak beroperasi sampai saat ini tak pernah membayar zakat.

Berdasarkan data tahun 2018, setiap hari Medco memproduksi minyak 3,100 bph dan gas 55 juta kubik kaki(mmsfd) perhari, dengan memperkerjakan ribuan tenaga kerja.

Sumber kekayaan alam di Aceh Timur, merupakan aset masyarakat Aceh Timur, yang bisa mendogkrak perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat baik lingkar tambang maupun masyarakat Aceh Timur pada umumnya.

Tapi pihak perusahaan sepertinya tidak peduli dengan nasib masyarakat, buktinya mereka tidak membayakar zakat sebagai bagian hak fakir miskin dan anak yatim.

Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur, H. Hasanuddin saat di konfirmasi media, Rabu (30/10), membenar kan bahwa PT Medco tak bayar zakat.

“Iya betul bahwa selama beroperasi PT Medco sampai saat ini tidak pernah membayar zakat ke Baitul Mal Aceh Timur,” kata H. Hasanuddin.

Padahal pihak Baitul Aceh Timur sangat berharap pihak PT Medco untuk membayar zakat, mengingat pendapatan zakat di Aceh Timur sangat kurang.

Lebih lanjut, H. Hasanudin, yang akrab di sapa Abi, mengatakan tahun 2019, kita targetkan PAD Baitul Aceh Timur 5 Milyar, tapi sampai akhir tahun belum mencapai 5 milyar.

Padahal banyak program yang ingin kita bantu untuk masyarakat miskin seperti bantuan rumah layak huni, bantuan modal usaha dan biaya santunan untuk janda miskin serta anak yatim.

“Bila PT Medco, membayar dan menyetor zakat, saya yakin PAD Baitul Mal Aceh Timur akan meningkat drastis, mengingat medco adalah perusahaan besar, banyak karyawan serta gaji nya besar, minimal gaji karyawan 5 juta, belum lagi tunjangan,” kata Ketua Baitul Mal.

Padahal kata dia, kewajiban zakat sudah di atur dalam Perbup Aceh Timur nomor 6 tahun 2012, tentang mekanisme pembayaran zakat, infak dan sedekah, serta kewajiban bagi karyawan,instansi pemerintah dan swasta.

Menanggapi PT Medco yang tak pernah bayar zakat, Ketua LSM Aceh Future, Razali Yusuf, mengatakan pihaknya mengaku sangat kecewa terhadap PT Medco.

“Seharusnya mereka responsif terhadap kekhususan Aceh sebagai daerah berlaku syariat islam, yang menerapkan kewajiban zakat bagi karyawan pemerintah maupun swasta, ini sudah berlaku sejak lama dan semua tau itu,” ujar Razali

Menurutnya, patut pertanyatakan kepada pihak Medco dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat, baik masyarakat yang berada di lingkaran tambang maupun masyarakat Aceh timur.

“Masalah tersebut harus menjadi perhatian serius, terutama meliputi beberapa aspek, perekrutan tenaga kerja, bantuan dana CRS, serta dampak lingkungan, termasuk kewajiban mereka membayar zakat, jangan sampai masyarakat tertindas, mereka hanya meraup hasil bumi Aceh, tapi masyarakat nya tertindas,” ujar pria yang akrab di sapa Cekli itu.

Pihaknya juga mengaku mendesak Bupati dan DPRK Aceh Timur untuk meperhatikan dan memperjuang kan nasib masyarakat, jangan sampai PT Medco hanya memikirkan keuntungan semata dalam mengambil hasil kekayaan Aceh.

“Sedangkan masyarakat sendiri miskin, jalan hancur, masyarakat hanya menghirup asap dan limbah setiap hari sedang kan nasib rakyat tidak di perhatikan,” ucap Cekli.

Reporter : Masri
Editor : Amin
Publisher : Marisa

One thought on “Sejak Beroperasi, PT Medco E&P Malaka di Blok A Aceh Timur Tak Pernah Bayar Zakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *