Suara Indonesia-News.Com, Bangil Pasuruan – Walaupun Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan RI, menunda pelaksanaan Program Kurikulum (K13) secara nasional, karena dianggap tidak semua sekolah yang ada diseluruh indonesia memiliki kwalitas yang sama dalam Pola peroses belajar mengajar terutama kwalitas para pendidik
Walaupun demikian, Pemerintah tetap memberikan kesempatan bagi sekolah yang dianggap siap untuk menerapkan (K13) kepada peserta didiknya
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan tetap melakukan uji coba kepada beberapa sekolah yang dianggap siap dan mampu melaksanakan program Kurikulum 13 (K13).
Ada 4 sekolah Dasar yang ada diwilayah kota Bangil yang diberi kepercayaan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, salah satunya adalah SDN Gempeng satu Pasenggrahan Bangil Pasuruan, yang ditunjuk dan dipilih untuk melaksanakan peroses uji coba Program Kurikulum (K13)
Rusianah, S.Pd. Wali kelas 1V, SDN Gempeng satu, dalam sambutannya dihadapan wali siswa/i dini hari (selasa,6/01/2015) menyatakan, bahwa tujuan dari kegiatan sosialisasi penerapan Kurikulum (K 13), melibatkan para orang tua siswa, karena sistem ini sangat berbeda dengan kurikulum sebelumnya, makanya wali siswa perlu diberikan pembekalan terkait dengan peroses ketentuan dan standarisasi penilaian anak didik, sehingga nantinya tidak terjadi kesalah pahaman.
“Makanya Bapak/ibu wali siswa harus mengetahui sistem penilaian sesuai dengan krikulum (K13), dan bahkan orang tua harus terlibat lansung dan berperan aktif, terutama dirumah dalam memberikan pengawasan serta bimbingan kepada putra putrinya, karena sistem ini lebih banyak kepada praktek langsung,” tuturnya, sambil memperlihatkan buku raport atau lembar hasil penilaian semester ganjil, dari peserta didik TP 2014/2015.
Sementara Kepala sekolah SDN Gempeng Satu Bangil, H. Ahmad Ali Husni, S.Ag. Saat ditemui diruang kerjanya menuturkan kepada wartawan koran ini, ia merasa senang dan bangga karena Pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, memberikan kepercayaan kepada sekolahnya, untuk dapat melaksanakan peroses uji coba Program Kurikulum 13 (K13), dan alhamdulillah dapat berjalan dengan baik, karena hal ini berkat dukungan semua pihak terutama kekompakan para dewan guru, pungkasnya.(Sur).












