Rumah Janda Miskin di Pandeglang Rata Dengan Tanah, Warga Simpati Bantu Bongkar Puing Bangunan

oleh -132 views
Foto : Kondisi rumah Sanah janda tua di Pandeglang yang roboh dan hanya menyisakan puing yang sedang di bersihkan warga.

PANDEGLANG, Rabu (15/11/2023) suaraindonesia-news.com – Salah satu rumah janda tua miskin Sanah (69), yang berlokasi di Kampung Sindang Keramat Rt 001/ Rw 009, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Pandeglang – Banten, roboh hingga rata dengan tanah akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk.

Kejadian itu diketahui oleh pemiliknya pada Rabu pagi (15/11) sekira pukul 08.00 Wib.

Pantauan awak media dilokasi, kondisi rumah sederhana yang berdiri di atas bantaran tanah milik PJKA yang tak terpakai, terlihat hancur dan hanya menyisakan puing bangunan yang terdiri dari kayu yang sudah usang, dengan kondisi bangunan yang sudah rata dengan tanah.

“Sejak kemarin sebenarnya sudah ada tanda-tanda rumah akan roboh. Karena selepas hujan lebat seharian dari kemarin, malamnya saya mendengar ada seperti suara tiang kayu yang bergeser,” ucap Sanah.

Ia mengaku takut untuk tinggal dirumahnya, hal ini membuatnya untuk sementara waktu menginap di rumah anaknya yang kebetulan berada di samping rumahnya yang terkena musibah.

Baca Juga: Bertahun Tahun Menabung, Pedagang Makanan Keliling di Pandeglang Tertipu Undian Online Berhadiah

“Saya tinggal sendiri di rumah ini, anak saya yang lain semuanya sudah berkeluarga dan tinggal di kota, hanya ada satu anak saya yang sudah berkeluarga dan rumah nya dekat dengan saya,” bebernya.

Sanah mengaku, sebelum musibah terjadi, sebelumnya perabotan yang dimilikinya hilang di curi orang, akibat rumah yang dalam kondisi kosong ditinggal karena hawatir roboh dan menimpa dirinya.

“Kemarin TV sama mesin cuci saya ada yang mencuri. Mungkin karena kondisi rumah sedang kosong,” pungkasnya.

Robohnya rumah Sanah berimbas ke rumah tetangganya juga. Akibat nya, tembok rumah Ustad Nurjaya yang menjadi tetangganya jebol tertimpa reruntuhan kayu milik Sanah.

Untungnya kejadian tersebut tidak menimbulkan korban luka, namun korban mengaku mengalami kerugian material sekitar 60 juta rupiah.

Dari hasil koordinasi, Kepala Desa Cigondang beserta perangkatnya meninjau lokasi kejadian. Tak ketinggalan, jajaran Muspika Kecamatan Labuan turut serta ke lokasi dan memberikan santunan kepada korban.

Warga terlihat sibuk membenahi puing reruntuhan rumah korban, secara bergotong royong Rt dan Rw setempat memberikan arahan kepada warganya.

“Alhamdulillah, warga setempat bersimpati dan membantu membenahi sisa reruntuhan rumah ibu Sanah, terimakasih kepada Pemerintah Desa setempat yang telah hadir membantu, juga kepada Muspika Kecamatan Labuan. Mungkin kedepannya yang kami pikirkan bagaimana membangun kembali rumah ibu Sanah yang telah hancur ini, entah dengan swadaya, atau semoga ada donatur yang perduli dan mau membantunya,” ujar Endin, selaku ketua Rt 001.

Reporter : Yona
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan