SUMENEP, Selasa (19/08) suaraindonesia-news.com – RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus memperkuat sistem pengaduan dan pelayanan informasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.
Direktur RSUDMA Sumenep, Erliyati, mengatakan pihaknya membuka ruang bagi pasien maupun keluarga pasien untuk menyampaikan keluhan, kritik, saran, hingga masukan terkait pelayanan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tersebut.
Menurut Erliyati, setiap pengaduan yang disampaikan masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi manajemen untuk mengetahui berbagai aspek pelayanan yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan.
“Setiap pengaduan kini tidak lagi sekadar menjadi catatan yang berhenti di kotak pengaduan. Tetapi harus ada langkah konkret dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin terbuka, responsif, dan berorientasi pada kepuasan serta keselamatan pasien,” ujar Erliyati, Senin (17/8/2026).
Ia menegaskan, pengaduan masyarakat bukan sesuatu yang harus dihindari. Sebaliknya, masukan tersebut dinilai penting untuk membantu rumah sakit melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
“Pengaduan dari masyarakat bagi kami bukan sesuatu yang harus dihindari. Justru menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui bagian mana yang perlu kami perbaiki dan tingkatkan,” katanya.
RSUDMA Sumenep juga menyiapkan layanan pengaduan dan informasi yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam. Dengan demikian, pasien maupun keluarga pasien dapat menyampaikan persoalan yang membutuhkan respons tanpa harus menunggu jam kerja.
“Kami ingin masyarakat merasa dilayani dan didengar. Karena itu, komunikasi dan pengaduan menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan. Kami berupaya agar ketika ada keluhan, ada respons dan tindak lanjut yang jelas,” jelasnya.
Erliyati menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya dilakukan melalui pembangunan dan modernisasi sarana serta prasarana medis. Aspek komunikasi antara petugas dengan pasien dan keluarga juga menjadi perhatian manajemen rumah sakit.
“Pelayanan kesehatan yang baik harus dibangun dengan sikap ramah, cepat, profesional, serta mampu memberikan kepastian kepada masyarakat,” tuturnya.
Melalui penguatan layanan pengaduan tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berupaya membangun budaya pelayanan yang lebih terbuka. Keluhan pasien tidak dipandang sebagai ancaman terhadap citra rumah sakit, melainkan sebagai masukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan.
“Kami mendorong seluruh jajaran agar memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dan masyarakat tidak ragu menyampaikan apabila menemukan kendala dalam pelayanan. Kami terbuka terhadap kritik dan saran. Silakan disampaikan melalui kanal pengaduan yang telah disediakan. Kami akan berusaha menindaklanjuti setiap masukan untuk perbaikan pelayanan RSUD dr. H. Moh. Anwar,” pungkasnya.












