Rekanan Proyek Pengadaan Buku Perpusda Sampang Sisakan Masalah

oleh -123 views
Suasana di Perpusda Sampang

SAMPANG, Kamis (4/1/2018) suaraindonesia-news.com — Rekanan pelaksana proyek pengadaan buku Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Sampang Tahun 2017, menyisakan masalah. Sebab, dari sepuluh penerbit yang diajak kerjasama, ada satu penerbit yang belum dibayar oleh rekanan proyek tersebut.

“Anggaran pengadaan buku sebesar Rp 150 juta pada tahun 2017. Dari beberapa penerbit, hanya satu penerbit yang tidak dibayar oleh rekanan,” ungkap Ketua Mahasiswa dan Masyarakat Desa Sampang, Moh. Usman.

Ia mempertanyakan kepada rekanan hingga awal bulan 2018 ini, tak kunjung terbayarkan. Padahal, rencana pengadaan buku tersebut sangat ditunggu sejumlah siswa dan mahasiswa.

“Kami mendorong kepada pihak Perpustakaan agar segera memberikan sanksi terhadap rekanan yang tak bertanggung jawab itu,” tegasnya.

Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Sampang, Sudarmanto saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa pengadaan buku dilakukan oleh rekanan pemborong dengan sejumlah penerbit.

“Dari sepuluh penerbit untuk pengadaan buku Perpusda, tinggal satu yang tidak dibayar oleh pemborong atau rekanan,” jelasnya.

Sudarmanto menambahkan, anggaran sudah diberikan semua kepada rekanan.

“Tentu, anggaran yang kami berikan kepada pemborong. Apabila sampai akhir Januari ini permasalahan belum selesai, maka dengan tegas kami panggil pihak pemborong,” pungkasnya.

Reporter : Nora/Fer
Editor : Panji Agira
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan