Rapat Paripurna Pembahasan Qanun APBK Tahun 2020 Resmi Ditutup

Wabup Abdya Muslizar, MT bersama Ketua DPRK Nurdianto, Wakil Ketua II Hendra Fadli, SH disaksikan Unsur Forkopimkab, saat menandatangani besaran APBK Aceh Barat tahun anggaran 2020, di Aula sidang DPRK. Senin (18/11/2019).

ABDYA, Selasa (19/11/2019) suaraindonesia-news.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya menggelar Rapat Paripurna Penutupan Pembahasan Rancangan Qanun APBK Tahun Anggaran 2020, menjadi Qanun APBK Tahun anggaran 2020 di Aula sidang DPRK setempat. Selasa (19/11).

Penutupan Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRK Aceh Barat Daya Nurdianto dan dihadiri Wakil Bupati Aceh Barat Daya Muslizar, MT, Wakil Ketua II DPRK Hendra Fadli, SH, Kajari Abdya Nilawati, SH, MH, Dandim 0110 letkol Czi M.Ridha Has, ST.MT, Kabag sumda Polres Kompol Sulaiman, Unsur Forkopimkab, Sekda Drs.Thamrin, serta dihadiri Kepala OPD. Senin (18/11).

Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Muslizar, MT dalam sambutannya mengatakan bahwa kita telah melewati sebuah proses untuk merumuskan dan menyempurnakan Rancangan Qanun tentang Anggaran Pendapatan dan belanja Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun Anggaran 2020.

“Proses ini tentu sangat menguras tenaga dan pikiran, namun semua itu mengindikasikan sikap tanggungjawab kita terhadap kesinambungan proses pembangunan dikabupaten Abdya yang tercintai ini,” ujarnya.

Wabup juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada peserta sidang Dewan, yang telah bersama-sama dengan Pemerintah Daerah membahas Rancangan Qanun APBK Tahun Anggaran 2020.

“Alhamdulillah, hari ini telah dapat kita selesaikan bersama yang nantinya akan ditetapkan sebagai Qanun Kabupaten, pembahasan demi pembahasan yang telah berlangsung dengan sukses dan lancar, tentu tidak terlepas dari adanya semangat kebersamaan yang dilandasi dengan rasa tanggung-jawab yang tinggi dari kita semua, sebagai pemegang amanah rakyat, demi kesinambungan proses pembangunan di Kabupaten Aceh Barat Daya,” ujarnya.

Dikatakan wabup, keberhasilan tersebut, juga tidak terlepas dari partisipasi dan peran aktif semua pihak, terutama Badan Anggaran Dewan, Tim Anggaran Eksekutif dan SKPK semua, sehingga agenda besar tersebut dapat kita rampungkan.

Pada kesempatan tersebut Wabup juga mengungkapkan, semua komponen masyarakat dapat berbangga hati, karena kembali pembahasan dan penetapan Rancangan Qanun APBK tahun 2020 dapat diselesaikan dengan tepat waktu dan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati, hal tersebut menandakan bahwa Eksekutif dan Legislatif memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian yang tinggi untuk bersama-sama menciptakan Pemerintahan yang baik di Kabupaten Aceh Barat  Daya tercinta.

“Rancangan Qanun ini akan dikonsultasikan kepada Gebunur Aceh untuk dievaluasi dan memperoleh masukan guna perbaikan dan nantinya akan disahkan dalam bentuk Qanun Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Aceh Barat Daya,” tutur wabup.

Wabup juga menyampaikan, besaran APBK Aceh Barat tahun anggaran 2020 yang telah disepakati bersama adalah Pendapatan Daerah sejumlah Rp. 996.269.774.644,00, Pendapatan Asli Daerah sebesar RP.94.698.663.624,00, sedangankan Dana perimbangan sebesar RP.619.798.207.000,00. Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp.281.772.904.020,00 .

“Belanja daerah dalam RAPBK tahun anggaran 2020 sebesar Rp.1.118.650.350.402,00,” katanya.

Penerimaan pembiayaan Kabupaten tahun 2020 sebesar Rp.125.880.575.758,00. Pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.3.500.000.000,00. Pembiayaan Netto tahun 2020 sebesar Rp.122.380.575.758.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Oca


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here