PSP Wadahi KOTA Dalam Pengumpulan Biaya Anak Asuh

Penjualan baju bekas untuk anak asuh

LUMAJANG, Minggu (7/7/2019) suaraindonesia-news.com – Pihak yang berkepentingan dengan kemajuan Desa sudah banyak, namun yang benar-benar ikhlas membangun belum banyak.

Disini para Kelompok Orang Tua Asuh (KOTA) Desa Yosowilangu Lor, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tergerak untuk mengumpulkan biaya sekolah untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu dan miskin, dengan membuat kegiatan gebyar Pasar Sabtu Pahing (PSP).

Yang menurut Ketua Panitia kegiatan PSP ini, Johan Adi Sanjaya mengatakan bahwa pasar tidak hanya sebagai ajang transaksional saja. Melainkan sebagai pusat perdaban yang kita bangun dengan semangat guyub gayeng migunani.

KOTA dengan mengumpulkan baju-baju layak pakai, yang nantinya dijual, dan hasil jualannya tersebut untuk membiayai anak asuh, mulai dari biaya pendidikan, biaya sehari-hari dan juga biaya kesehatan bagi yang membutuhkan.

“Dan ini sudah putaran kedua pelaksanaan. Peserta dari oleh dan untuk warga Yosowilangun,” ungkapnya.

Ditegaskan lagi oleh Johan, bahwa pasar ini merupakan pusat peradaban dalam membangun ekonomi, sosial dan budaya. PSP adalsh ekspresi guyub gayeng migunani dalam nata desa membangun negara. Sebab di PSP kita bisa berinteraksi sosial budaya dan ekonomi, lewat berbagai komponen masyarakat yang ada ditenda tersedia.

“Dan ini akan terus berkembang, menjawab konteks lokal desa. Ada tenda untuk festival tugu, tenda berbagi, tenda iptek desa, tenda sekolah bayi, tenda sembako dan sayur serta kuliner lokal khas desa setempat.

Sampai dengan saat ini, anak asuh dari KOTA Desa Yosowilangun Lor ada sekitar puluh anak dari berbagai usia pendidikan. Dan ini masih membutuhkan uluran tangan para dermawan setempat juga dari luar daerah.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Dewi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here