PPS Kecamatan Panji Keluhkan Keterlambatan Honor Dari KPU

oleh -32 views
Kantor KPU Situbondo (dok).

SITUBONDO, Jumat (25/12/2020) suaraindonesia-news.com – Pasca Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Situbondo, Jawa Timur, anggota Panitia Pemilihan Desa ((PPS) di Kecamatan Panji mengeluh. Pasalnya hingga berita ini ditulis, honor selama tiga bulan masih belum dibayar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Salah satu anggota PPS Kecamatan Panji, Zaini mengatakan, biasanya PPS yang sudah menyelesaikan SPJ, honornya langsung dibayar.

Namun kali ini rupanya ada perubaan, dengan alasan ada SPJ dari salah satu Desa atau Kelurahan di kecamatan Panji yang belum selesai, maka honor kami yang sudah menyelesaikan SPJ lebih dahulu juga tidak dibayar.

“Dari dulu, biasanya kalau SPJ dari PPS itu selesai, honor kami langsung dibayar. Tapi sekarang alasannya karena ada desa/kelurahan yang belum selesai, maka honor selama tiga bulan juga tidak dibayar. Kan kasihan yang sudah menyelesaikan pekerjaannya masih harus menunggu,” kata Zaini.

Sementara itu dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Ketua KPU Situbondo, Marwoto tidak membantah jika PPS di Kecamatan Panji memang belum menerima honornya. Sebab, masih ada salah satu PPS yaitu Kelurahan Mimbaan Kecamatan setempat belum menyelesaikan SPJnya.

Menurut Marwoto, bukan hanya PPS Kecamatan Panji saja yang belum menerima Honornya, melainkan ada PPS dari kecamatan lain yang juga masih belum menerima.

“Honor akan diberikan setelah seluruh PPS di satu kecamatan merampungkan SPJ, dananya kan sudah ada di PPK masing masing. Jadi kalau salah satu belum selesai memang honornya akan dipending,” sergah Marwoto.

Karena apa, lanjutnya, jika SPJ belum selesai honornya diberika, maka mereka tidak akan menyelesaikan. Nah, itu yang kita hindari. Sebab, saat ada pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), maka tidak akan ada resiko. Baik yang dari tingkat kecamatan (PPK ) maupun KPU sendiri.

“Jadi SPJ dari PPS dalam satu Kecamatan memang harus rampung baru dibayar. Tujuannya menghindari resiko saat pemeriksaan BPK. Jadi kami harap bersabar sampai semua selesai. Bukan Panji saja kok, tapi ada beberapa Kecamatan lain yang juga dipending,” pungkas Marwoto.

Reporter : Ugik
Editor : Redaksi
Publiser : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *