Ponpes Jadi Sasaran Polres, Giat Binluh Narkoba dan HOAX

oleh -39 views
Pembinaan dan penyuluhan (binluh).

LUMAJANG, Jumat (30/11/2018) suaraindonesia-news.com – Pondok Pesantren (Ponpes) menjadi sasaran dari Polres Lumajang untuk giat pembinaan dan penyuluhan (binluh).

Menurut Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhamad Arsal Sahban SH SIK MH MM kepada sejumlah awak media menjelaskan bahwa pentingnya memberi wawasan kepada para muda mudi ini terkait dengan bahaya Narkoba dan berita-berita palsu yang sering kita sebut dengan HOAX.

“Kami lakukan ini agar anak muda tidak terjerumus kejurang gelap dunia narkotika dan tidak mudah termakan hasutan dan informasi palsu,” jelasnya.

NAPZA atau biasa disebut narkotika, psikotropika dan zat adiktif, ini kata AKBP Arsal adalah zat yang digunakan dalam dunia pengobatan dan diatur dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 dan UU Nomor 5 Tahun 1997.

“Kalau berita palsu atau berita bohong atau HOAX adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya,” imbuhnya.

HOAX ini, dikatakan Kapolres Lumajang yang belum genap sebulan menjabat ini, juga sangat berbahaya karena juga dapat membuat rusuh suatu keadaan yang awalnya damai menjadi kacau dan tidak kondusif.

Salah satu giat binluh ke Ponpes ini, kata AKBP Arsal, dilakukan oleh Anggota Polsek Lumajang Kota, yang melaksanakan binluh ke Pondok Pesantren Modern Desa Blukon, Kecamatan Kota, setelah berkoordinasi dengan perangkat Desa Denok.

Dari informasi yang diperoleh bahwa ini terkait dengan atensi dari Kapolres Lumajang mengenai Narkoba dan HOAX.

Disini Kapolres Lumajang menegaskan, bahwa peredaran narkoba sangat terselubung dan segala lini masyarakat dapat mudah menjadi pengguna narkoba, tak luput juga para pelajar.

“Oleh karena itu kita gencarkan penyuluhan mengenai Narkoba tak luput juga kita tegaskan mengenai HOAX. Berita yang menyesatkan banyak masyarakat, hal ini perlu diperhatikan karena kebanyakan masyarakat tidak meninjau kapan berita tsb diluncurkan, apakah berita tersebut benar atau tidak,” pungkasnya.

Reporter : Fuad
Editor : Agira
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *