Polres Sumenep, Kodim 0827 dan Wabup Sumenep, Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana

oleh
Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi, Bersama Dandim 0827, Wabup Sumenep, perwakilan dari BPBD ikut simulasi evakuasi korban banjir di Kali Kebunagung, Selasa (7/1/2020)

SUMENEP, Selasa (7/1/2020) suaraindonesia-news.com – Kepolisian Resort (Polres) Sumenep menggelar apel di depan Kantor Kecamatan Batuan dan simulasi kesiapan penanggulangan bencana di Sungai Kebunagung, Desa Kebunagung, Kecamatan Sumenep Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (7/1).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, juga bekerjasama dengan Kodim 0827, BPBD, Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Pemerintah Kecamatan Batuan dan Kepala Desa Kebunagung.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menyampaikan dalam sambutannya, bahwa kegiatan ini sangat penting untuk diadakan, karena melihat kondisi cuaca yang sangat ekstrim dan membutuhkan simulasi untuk menyikapi bencana alam yang biasanya terjadi tidak terduga.

“Kegiatan ini bertujuan bersama-sama lebih siap, dalam rangka mengantisipasi persoalan-persoalan bencana alam,” jelasnya.

Tambah Fauzi, melihat potensi cuaca yang tidak mendukung dan bisa menyebabknan datangnya bencana alam. Maka dari itu harus ada siap siaga Nusa 2 tahun 2020 tentang penanggulangan bencana.

“Dalam kegiatan ini, kita harus lebih memahami apa yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi tersebut. Sehingga kita bisa mensosialisasikan hasil simulasi ini kepada masyarakat agar masyarakat juga siap siaga dalam menghadapi bencana alam,” jelas suami Nia Kurnia itu.

Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, kegiatan ini, Polres Sumenep dan Kodim 0827 mengerahkan personil yang terlatih, sehingga menjadi faktor pendukung pada kegiatan ini dalam menyikapi bencana alam.

“Kegiatan simulasi tersebut, menggambarkan skenario saat menyikapi bencana alam dan cara berkoordinasi awal dengan siapa saja saat menghadapi bencana alam,” kata Kapolres Sumenep pada media ini.

Lanjut Deddy, ketika menghadapi bencana, yang menjadi acuan koordinasi paling utama dalam penanggulangan bencana, ada yang berskala nasional dan juga ada di setiap daerah.

“Leading sektor untuk penanggulangan bencana skala nasional ditanggungjawabi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan untuk leading sektor setiap daerah khusus Kabupaten Sumenep adalah BPBD,” ungkapnya.

Untuk semua personil yang turun langsung ke lapangan mengikuti simulasi penanggulangan bencana terdiri dari 150 personil.

“150 personil diantaranya terdiri dari personil Polres Sumenep, Kodim 0827, BPBD, berikut dengan TAGANA yang saat ini sangat banyak jumlah personilnya di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *