Polres Sumenep Dalami Jaringan Kasus Peredaran Mobil “Bodong”

oleh -31 views
Mobil jenis Toyota Avanza dengan nopol B 444 JA diduga "bodong" saat dikandangkan di Polsek Kota Sumenep, Kamis (12/07)

SUMENEP, Selasa (17/07/2018) suaraindonesia-news.com – Kepolisian Resort Sumenep, Madura, Jawa Timur, hingga kini terus mendalami kasus dugaan peredaran kendaraan tanpa surat-surat atau “mobil bodong” yang berhasil diamankan di wilayah hukum setempat, Kamis (12/07) kemarin.

Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen mengaku, saat ini jajaran pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan mobil bodong beredar di Sumenep. Sebaliknya, pihaknya tidak mau gegabah mengambil sikap.

“Kita sedang kembangkan kemana-kemana, dalam proses,” terang Fadillah saat dikonfirmasi media, Selasa (17/07) usai menghadiri acara manasik JCH Sumenep 2018 di gedung KORPRI setempat.

Menurutnya, saat ini penyidik masih mendalami jaringan kasus tersebut, karena dikwatirkan pelaku mempunyai jaringan hingga luar pulau garam Madura.

“Kita terus mendalami jaringannya, kemungkinan jauh, di Jakarta atau dimana. Prosesnya tetap berlanjut,” sambungnya.

Hingga saat ini, kata Fadillah penanganan kasus itu belum dilimpahkan ke Mapolres Sumenep. Diakuinya, pelaku hanya satu orang.

“Belum ada pelimpaham ke Polres, masih di Polsek kota. Sementara pelaku hanya satu orang,” ungkapnya.

Informasi yang berkembang dilapangan, Polres Sumenep melalui Polsek Kota melakukan penangkapan yang diduga mobil bodong yang kerap beroperasi di wilayah Madura ini di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jl. KH. Mansyur, Kota Sumenep pada Kamis (12/07) lalu.

Saat itu, mobil jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi B 444 JA dikendarai warga Desa Tamba Agung Tengah, Kecamatan Ambunten, berinisial AR.

Reporter : Syaiful
Editor : Amin
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *