Pertamina Tegaskan Pelarangan Pembelian Solar Subsidi

oleh
Salah satu SPBU yang ada di Kedungtuban Blora

BLORA, Rabu (19/02/2020) suaraindonesia-news.com – Pertamina Persero Mor IV, tegaskan larang pembelian solar subsidi dengan jerigen di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Terlebih untuk diecer untuk dijual kembali maupun operasional perusahaan. Kecuali Petani, Nelayan, UMKM, dengan menunjukkan rekomendasi dari dinas terkait.

Unit Manager Communication & CSR MOR IV, Anna Yudhiastuti, menyampaikan, SPBU dilarang melayani pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran dengan jerigen. Tidak terkecuali pembelian Pertalite yang merupakan jenis BBM Non subsidi.

“Sekarang sedang dibatasi,” kata Anna, baru-baru ini.

Sebagai informasi, lanjut Anna, sesuai dengan Surat Edaran Kementerian ESDM no.0013.E/10/DJM.0/2017, pembelian dengan jeriken yang dimaksudkan untuk dijual kembali (BBM subsidi maupun non subsidi, red).

“Sebagai pengecer ataupun pabrikan atau perusahaan besar tidak diperbolehkan. Namun, pembelian untuk kebutuhan nelayan, petani dan UKM tetap diperbolehkan dengan menunjukkan surat rekomendasi dari Dinas terkait setempat,” ujarnya melalui pesan WhatsAppnya.

Ini menyusul ditemukannya SPBU yang ada di Kecamatan Kedungtuban yang melayani pembelian Solar Subsidi dengan jerigen oleh petugas dari PT yang berkedudukan di Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban pekan lalu.

Setelah dilakukan pengisian solar subsidi ke dalam jerigen, lalu sejumlah jerigen tersebut dinaikkan dengan truk terbuka. Bak truk berwarna merah lusuh reyot tanpa pintu, dengan nomor polisi pelat dasar putih dengan tulisan timbul berangka K 9223 AN. Diketahui, truk pengangkut solar itu masuk ke lokasi pabrik.

Dikonfirmasi terpisah, Bowo, pemilik SPBU mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut.

“Saya tidak tau kalau staff kami melayani jerigenan, saya tidak tau kalau saat itu SPBU saya melayani BBM jerigen untuk salah satu PT di Kedungtuban. Hingga saat ini sudah saya larang melayani lagi,” tutupnya.

Reporter : Lukman
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *