Pertama di Indonesia, Bupati Baddrut Tamam Launching 90 Mobdin Branding Batik

PAMEKASAN, Senin (7/1/2019) suaraindonesia-news.com — Bupati Pamekasan Baddrut Tamam melaunching Mobil Dinas (Mobdin) dengan branding batik dalam rangka membantu mempromosikan batik tulis khas Pamekasan, Senin (7/1/2019).

Sedikitnya tercatat sebanyak 90 unit mobil dinas dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemkab Pamekasan yang di branding batik.

Namun tidak hanya mobdin saja yang dibranding batik, kendaraan lainnya seperti jenis sepeda motor juga diberlakukan hal yang sama pula.

Sebelum acara launching diselenggarakan, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan konvoi bersama Bupati dan Wakil Bupati mengelilingi kota Pamekasan dengan strat dari Pendopo Ronggosukowati dan finish di Area monomen Arek lancor, Launching yang diselenggarakan tersebut, selain dihadiri jajaran OPD, juga dihadiri beberapa pengrajin Batik Asli Pamekasan.

Menurut bupati Baddrud Tamam mobdin yang dibranding batik milik Pemkab Pamekasan merupakan satu-satunya mobil pemerintah di Indonesia yang di batik.

Lebih lanjut ia berharap, batik Pamekasan semakin maju, berkembang dan dicintai oleh seluruh masyarakat, bahkan ia akan membuat surat edaran (SE) agar seluruh ASN dilingkungan Pemkab Pamekasan disetiap hari Kamis dan Jum’at untuk menggunakan batik.

Ia juga menambahkan, dengan dibrandingnya mobdin dengan batik nantinya mobil tersebut dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

“Kedepan kita ini akan membuat SE baru untuk semua kepala dinas agar seluruh ASN pada hari kamis dan jum’at harus pakai batik Pamekasan dan tidak pakai batik diluar batik Pamekasan, sehingga produksi batik kita akan meningkat dan kecintaan kita kepada batik akan semakin bagus,” ucapnya.

Untuk perlu diketahui, saat ini ada sekitar 6.226 orang yang menggantungkan hidupnya terhadap usaha batik pamekasan.

“Ini sebagai bagian dari promosi kita bahwa batik Pamekasan luar biasa bagus dan tidak kalah dengan batik dari kabupaten lain di Indonesia, dan membangun identitas serta kebaggaan baru sekaligus batik sebagai icon di Kabupaten Pamekasan,” ungkapnya.

Reporter : May
Editor : Agira
Piblisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here