BANYUWANGI, Senin (8/10/2018) suaraindonesia-news.com – Lantaran permintaannya tidak dituruti Imam Mahrudi (26) Dusun Krajan I, Desa Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Tega memukul ibu kandungnya sendiri, Sabtu (6/10/2018) kemarin, sekitar pukul 12.00 wib.
Aksinya tersebut sudah berulang kali ia lakukan, setiap kali marah selalu ada sesuatu yang dipukul, pemicunya ialah apabila permintaannya tidak dituruti.
Akibat dari tindak kekerasan tersebut korban mengalami luka dibagian jidat dan hingga membekas.
Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin membenarkan adanya tindak kekerasan tersebut, bahkan kata Kusmin, bukan hanya ibunya yang menjadi sasaran kekerasan, paman tersengka juga menjadi korban.
Bahkan kata Kusmin, Abdul Kadir (paman tersangka) yang semula berniat menolong korban karena kasihan justru mengalami nasib serupa dengan korban.
“Abdul Kadir sampai terluka dan harus diperban lengannya,” kata Iptu Kusmin,
Aksi brutal Imam Mahrudi terungkap saat aparat Polsek Wongsorejo mendangi TKP atas berkat laporan sang paman yang menyesalkan tindakan si keponakannya. Menurut Kusmin, tindak kekerasan itu telah berulangkali dilakukan pelaku terhadap orang terdekatnya.
“Ulahnya sudah keterlaluan. Tiap kali marah selalu ada saja yang dipukul. Pemicunya karena minta sesuatu tetapi tidak dituruti,” pungkasnya.
Reporter : Harto Aksara
Editor : Amin
Publisher : Imam












